Liburan Sekolah Anak dengan Belajar Mondok

 

 

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA– Anak-anak adalah calon penerus perjuangan Agama, Bangsa, Negara, Tanah Air juga keberlangsungan kehidupan bagi makhluk Allah sebagai  KhalifahNya d bumi. Sejatinya mereka boleh dikatakan sebagai Calon Ulama Generasi Emas.

Patut dipahami juga bahwa manusia dan makhluk hidup lain boleh saja mati. Akan tetapi perjuangan untuk menghidupkan  dan memakmurkan bumi Allah tidak boleh berhenti. Apalagi membiarkannya  mati.

Tugas kekhalifahan ini  adalah tugas yang sangat berat dan harus berkesinambungan. Karena itu ,  sebagai hamba Allah dituntut untuk mengkader calon generasi penerus semaksimal mungkin agar anak- anak kita menjadi kader yang berkuwalitas, energik, kompetitif, sehat  jasmani dan rohani, serta jadi SDM yang mumpuni.

Mereka juga harus  siap menghadapi segala tantangan masa depan baik dengan intlektualnya, spiritualnya dan penguasaan teknologinya. Dan tidak kalah penting dari itu semua adalah Kekuatan Iman Islam dan ketaqwaan kepada Allah SWT

Nah, dalam  rangka  pembentukan karakter ber Iman, ber-Islam dan bertaqwa pada generasi penerus dan calon Generasi Emas ini,  maka PP As Saidiyah 2 mengadakan Pesantren Liburan bagi anak-anak usia  Kls 4 SD sebagai langkah awal pengenalan tentang pentingnya ngaji, bersosial dengan cara belajar hidup ber-asrama,  dalam satu asrama, seperti tidur bersama dalam satu kamar dengan ranjang yang berbeda, makan bersama, antri mandi, antri makan  dan menumbuhkan rasa toleransi.

Selain juga anak-anak dibimbing untuk menghormati dan menyayangi teman, guru,  ustadz, kiai serta menjaga sholat berjamaah 5 waktu. Mereka juga harus bangun subuh, ngaji bareng 5 kali dalam sehari dan dojauhkan dari ketergantungan pada HP

“Full Day 175 anak  selama 4 hari ini akan dipandu oleh 35 ustadz ustadzah. Baik sebagai OC maupun SC yang sudah dipersiapkan cukup matang. Mulai  dari menentukan hari dan tanggal, mempersiapkan materi dan modulnya serta metode pembelajarannya,  target yang hendak dicapai,  mempersiapkan alat-alat dan perlengkapannya, membersihkan lingkungan, kamar tidur, kamar mandi, dapur umum, persiapan outbon, pembukaan dan  penutupan dan sebagainya, “jelas Nyai Umdatul Qoirot, Pendiri dan pengasuh  PP.As Saidiyyah 2, Tambakberas, Jombang.

Lanjutnya lagi, semua persiapan tersebut dilakukan oleh para ustadz dan ustadzah yang ahli dibidangnya masing-masing.

“Sebagai Pengasuh PP As Saidiyah 2,  kami mengamati bahwa  kerja dan upaya yang dilakukan oleh para ustadz  ustadzah ini menunjukkan akan kesungguhan dan kesiapannya dalam memberikan  pembelajaran dan pelayanan kepada para santri kecil  yang baru belajar mondok.

“Tentu saja kerja tersebut tidak hanya bermanfaat untuk para santri kecil yang soleh solehah, calon Generasi Emas yang sedang kita  bina, akan tetapi pasti akan bermanfaat bagi para orang tua juga  panitia dan ustadz ustadzah bila mereka kembali kepada masyarakat kelak. Ini sebuah pengalaman yang sangat mahal harganya. Karna semua ustadz ustadzah ini rata- rata berstatus sebagai mahasiswa S1, tamat S1 dan ada yang sedang dalam  proses menempuh S2,” urai Nyai Umda, begitu beliau biasa  dipanggil.

Menurutnya, tujuan yang paling penting dalam kegiatan ini adalah :
1.Mengenalkan santri kecil tentang pesantren, lingkungan pesantren, bersosial, berbagi dan toleran terhadap sesama teman senasib yang sedang pisah dari orang tuanya.
2.Mengenal materi2 kepesantrenan tingkat dasar dan kegiatan solat berjamaah 5 waktu.
3.Mengenal dunia pesantren secara lebih dekat, sehingga kelak anak-anak kita berhasrat  untuk mondok, tidak takut mondok sejak usia dini.Mereka  merasakan bahwa mondok itu menyenangkan, mengesankan  dan bermanfaat.

Jadi itulah makna dan tujuan dihelatnya Pesantren Liburan untuk anak soleh solehah, Generasi Emas,  calon ulama masa depan.

“Terimakasih pada ustadz ustaddzah yang sudah  mau dan siap  berlelah  untuk membina anak-anak,” pungkas Bu Nyai.

Berita Terkait

Baca Juga

Comment