by

Pemkab Nias Barat Laksanakan Sosialisasi Penimgkatan Wawasan Kebangsaan

RADARINDONESIANEWS.COM, NIAS BARAT –  Wakil Bupati Nias Barat Khenoki Waruwu, membuka secara resmi sosialisasi Peningkatan  Wawasan Kebangsaan, yang diselenggarakan Kantor Kesatuan Bangsa Dan Politik (Kesbangpol) di gedung Gereja BNKP Onolimbu Lahomi selasa,30/08/2016.
Khenoki Waruwu dalam arahan dan bimbingannya menyampaikan, seiring derasnya arus globalisasi yang berefek kepada multi situasional, yang dapat mengancam  nilai –nilai kebangsaan Negara Republik Indonesia apabila dalam hal menyikapi arus globalisasi tersebut kita sebagai anak bangsa kurang cerdas dalam bersikap..
Lebih lanjut Wakil Bupati mengatakan, bahwa refitalisasi atas nilai-nilai luhur kebangsaan adalah tindakan yang tepat dalam membangun wawasan kebangsaan itu sendiri, berdasarkan pengamalan Pancasila sebagai dasar Negara, UUD 45 sebagai payung hukum dan Bhineka Tunggal Ika, sebagai simbol pemersatu dalam membangun negara secara berkesinambungan..

Mengakhiri arahannya Wakil Bupati menghimbau kepada seluruh masyarakat Nias Barat untuk tidak terpengaruh akan derasnya arus globalisasi yang dapat merusak nilai sosial dan budaya, serta secara khusus berharap kepada para peserta, agar mengikuti kegiatan sosialisasi ini dengan baik serta penuh kesungguhan dan semangat.

Selanjutmya Kasdim 0213 Nias, Mayor Drs.Keles Sinaga yang tampil dengan Topik Bela Negara mengatakan, bahwa nilai bela Negara adalah merupakan benteng bagi Negara dalam menyelamatkan kelanggengan kehidupan berbangsa dan bernegara. Serta dalam hal peningkatan kualitas eksistensi Negara, membutuhkan semangat dan nilai bela Negara di masyarakatnya,dan tanpa itu maka dapat dipastikan bahwa kehidupan berbangsa dan bernegara akan mudah goyah, luntur dan akhirnya hancur.

Sementara itu pada sessi “Wawasan Kebangsaan” yang disajikan oleh Sekda Nias Barat Zemi Gulo, SH ; menyampaikan, bahwa dalam kerangka NKRI, wawasan kebangsaan adalah cara kita sebagai bangsa dalam memandang diri dan lingkungan, dalam mencapai tujuan nasional yang mencakup perwujudan kepulauan nusantara, sebagai kesatuan politik, sosial, budaya, ekonomi dan pertahanan keamanan dengan berpedoman pada falsafah Pancasila dan UUD 1945.

Pada sessi terakhir yang membahas UU No 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan yang di bawakan Samson P Zai, SH.,MH (Kakan Kesbangpol Kabupaten Nias), memaparkan tentang perubahan paradigma pada era reformasi dari elit political base ke community society base, dan yang sentralistik kepada desentralistik, pengendalian kepada kemitraan & pemberdayaan dan otoritarianis kepada demokratis. Sehingga terdapat tuntutan agar prinsip akuntabilitas, partisipasi dan transparansi dalam pengelolaan Negara, sektor swasta dan masyarakat serta peran ormas sebagai social capital dalam pengembangan warga masyarakat (S.Gulo).

.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

fourteen − fourteen =

Rekomendasi Berita