by

Pidato Politik Agus Yudhoyono yang Membakar Semangat Pendukungnya

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Cagub nomor urut 1 Agus Harimurti Yudhoyono melakukan pidato politik sebagai penanda dimulainya kampanye. Pidato Agus yang berapi-api membuat semangat pendukung yang hadir menggelora.

Penampilan Agus di Ballroom Djakarta Theater, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, mampu membuat para pendukungnya semakin jatuh hati. Teriakan seribuan orang yang hadir tak henti-hentinya berkumandang.

“Agus! Agus! Nomor satu! Nomor satu! Agus-Sylvi, Agus Sylvi,” teriak para pendukung sambil bertepuk tangan baik sebelum maupun saat Agus melangsungkan pidato politiknya, Minggu (30/10/2016).

Dalam pidatonya ini, Agus memaparkan visi-misi sekaligus program-program unggulan yang mereka bawa pada Pilgub DKI 2017. Mengenakan jas hitam trendi, mantan Danyon 203/Arya Kemuning itu tampil elegan.

“Saya hadir di sini untuk mengawali kerja lapangan, memenangkan pemilihan Gubernur DKI Jakarta, agar kelak tidak ada lagi warga Jakarta yang termarjinalkan meski pembangunan fisik dan infrastruktur dilakukan,” kata Agus dalam pidato politiknya.

Berkali-kali pendukungnya yang hadir berdiri untuk memberikan standing applause dari berbagai pernyataan Agus. Bahkan tak hanya sekali Timses Agus-Sylvi meminta agar pendukung untuk tenang.

“Saya akan gunakan semua ilmu dan pengalaman, penugasan, serta pendidikan bahkan network internasional saya, untuk membangun Jakarta yang berkelas dunia,” ujarnya semakin membakar semangat para pendukung.

“Apakah bapak, ibu dan saudara ingin perubahan?” tanya Agus menambahkan.

Dengan serentak para pendukungnnya menjawab, “ingin”. Mereka berdiri sambil mengangkat satu jari sebagai penanda nomor urut Agus-Sylvi.

Meski para pendukung berteriak heboh, pidato politik ini dapat berjalan dengan lancar. Para tamu undangan pun terlihat juga turut terbakar semangat. Salah satunya adalah Wakil Ketua DPRD DKI Abraham ‘Lulung’ Lunggana yang datang mengenakan seragam hitam ‘AHY’.

Lulung berkali-kali tampak berdiri dan bersorak. Sementara itu Ketum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Ani yang merupakan orangtua Agus juga sesekali terlihat tertawa lepas. Demikian pula pasangan Cawagub Agus, Sylviana Murni, dan istri Agus, Annisa Pohan yang duduk di atas panggung.

Dalam pidato politiknya, raut wajah Agus tampak tegas ketika membicarakan program dan aksinya. Namun ia juga terlihat ikut tersenyum saat pendukung memberinya semangat.

Berkali-kali Agus menunjuk satu jari ke atas. Hal tersebut membuat semangat pengunjung semakin terbakar.

“Apakah kita semua ingin Jakarta lebih sejahtera? Kalau kita menginginkan semua itu, maka jawabannya hanya SATU. Ya, hanya SATU,” tegas Agus sambil mengangkat satu jarinya.

“Mari kita bersatu dalam hati, bersatu. dalam pikiran, bersatu dalam langkah dan bersatu dalam perjuangan. One for all, all for one. Satu untuk Jakarta, Jakarta untuk rakyat,” sambungnya sambil berteriak.

Gelora suara pendukung semakin tak terbendung di pengujung pidato politik Agus. Ia pun langsung turun dari podium dan menghampiri kedua orangtuanya. Agus mendapat ciuman dari Ibu Ani, dan mencium tangan sang ayah, SBY.

Setelahnya, Agus diarak oleh para pendukungnya saat hendak keluar dari ruangan. Tak sedikit yang berusaha menggapai untuk menyentuh dan mengajaknya selfie.

Pidato politik ini berkonsep Town Hall Meeting yang mengundang perwakilan berbagai lintas tokoh. Selain SBY dan Lulung, turut hadir pula politisi senior PAN Hatta Rajasa dan Wali Kota Bogor Bima Arya. (Hrt/Gin)

Comment

Rekomendasi Berita