by

Pilkada DKI Tahun 2017, Pilkada Berintegritas

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Sekretaris Kecamatan Pesanggrahan Kota Administrasi Jakarta Selatan, Teguh Arifyanto (17/12) menyatakan bahwa begitu pentingnya pemahaman yang selaras dan sejalan bagi KPU, Panwaslu dengan masyarakat tentang mekanisme jalannya Pilkada Pilgub/Cawagub Prov DKI Jakarta 15 Februari 2017 mendatang.

“Oleh karena itu perlu adanya sinergisitas yang kontinyu dalam menjawab hal itu,” jelasnya sekaligus membuka kegiatan Sosialisasi Penyuluhan Pelaksanaan Pemutakhiran Data Pemilih Pilkada Pilgub/Cawagub Prov DKI Jakarta Rabu, 17 Februari 2017 di Ruang Serbaguna Kantor Kecamatan Pesanggrahan Kota Administrasi Jakarta Selatan.

Turut hadir Komisioner KPU DKI Jakarta, Ibu Beti, Komisioner KPU Jaksel, Ibu Deti dan Pak Agus Sudono, PPK Kec. Pesanggrahan, PPS Kel. Pesanggrahan, RT/RW Se Kec. Pesanggrahan, Pimpinan Ormas/OKP Se Kec. Pesanggrahan Jakarta Selatan.

Menurutnya kegiatan penyuluhan seperti inilah yang perlu ditingkatkan karena Pilkada kali ini banyak melalui beberapa tahapan. Tahapan pendaftaran calon, PPDP, DPS, DPT, serta sosialisasi.

“Sehingga perlu sesering mungkin sosialisasi KPU dalam rangka mengawal suksesnya Pilkada ke depan dengan capaian pemilih berjumlah 77,5% dari keseluruhan jumlah DPT yang selesai ditetapkan KPU,” ungkapnya.

Ditegaskannya bahwa kami mengucapkan banyak terima kasih kepada KPU Jakarta Selatan dapat menyeleggarakan kegiatan sosialisasi di Ruang Serbaguna Kantor Kecamatan Pesanggrahan Jakarta Selatan yang dihadiri dari RT/RW serta seluruh pimpinan Ormas/OKP Se Kec. Pesanggrahan Jakarta Selatan.

“Mudah-mudahan para peserta yang hadir diharapkan dapat getok tularkan hasil dari kegiatan ini kepada masyarakat dan anggota Ormas/OKP masing-masing. Sehingga proses jalannya Pilkada mendatang dapat sukses, aman, dan lancar,” tandasnya.

Dikesempatan yang sama Komisioner KPU Jakarta Selatan, Ibu Dety mengapresiasi kepada seluruh peserta yang hadir serta diharapkan penyelenggaraan Pilkada mendatang sukses, lancar, dan aman.

“Tentunya perlu adanya kerjasama yang baik dan berkesinambungan seluruh masyarakat bersama KPU Jakarta Selatan, khususnya bagaimana kita bersama mensukseskan pemilih mencapai 77,5% pada Pilkada ke depan,” ujarnya.

Disamping itu perlu juga kita cermati mengenai pemilih yang mempunyai hak pilih. Dalam peraturan KPU dijelaskan bahwa hak pilih diberikan hanya kepada pemilih yang mempunyai E KTP.

“Untuk itu sangat penting diingatkan kepada seluruh masyarakat dalam prosesi Pilkada 2017. Masyarakat harus melampirkan surat keterangan dan EKTP sebagai syarat untuk mempunyau hak sebagai pemilih,” paparnya.

Diingatkan kepada ketua RT/RW dan pimpinan Ormas/OKP masing-masing untuk memberikan serta mengajak warga dan anggotanya pada hari pencoblosan untuk hadir tepat waktu di TPS masing-masing.

“KPU Jakarta Selatan mengharapkan bahwa penyelenggara Pilkada PPK, PPS, KPPS tidak boleh dua periode. Sehingga penyelenggaraan Pilkada tahun 2017 ini menjadi Pilkada yang berintegritas,” tegasnya.

KPU Jakarta Selatan memberikan pemahaman bersama untuk mensortir pemilih dan dipilih yang sesuai peraturan sebagai KPPS. Selain itu juga diperlukan kerjasama kepada Ormas dan masyarakat untuk memberikan tugas kepada anggotanya untuk menjadi KPPS, khususnya kepada generasi muda.

Demikian pula khususnya kepada kaum perempuan dapat urung rembuk untuk berpartisipasi dalam perekrutan KPPS, demi sukses bersama dalam Pilkada 15 Februari 2017 mendatang.

“Calon KPPS harus daftar segera ke PPS untuk di bimtek oleh KPU. Agar para KPPS dapat bekerja baik dan juga diharapkan sesuai dengan yang diharapkan bersama,” imbuhnya. (ziz/nas)

Comment