by

Pondok CEO Muslim Billionaire Cetak Generasi Quran yang Terampil dan Bernurani 

-Berita-291 Views

 

 

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA — Banyak lembaga dan Pondok Pesantren yang menawarkan program tahfizh dengan beragam methode dan tentunya dengan biaya yang cukup tinggi. Namun beda dengan Pondok CEO Muslim Billionaire yang berlokasi di Bogor dengan luas 1,6 ha ini.

Di sini, para santri bukan cuma dibekali kehandalan dalam bidang tahfizh atau menghafal Al-Qur’an, tapi juga dibekali life skill atau keterampilan dan mempraktekkan ilmu keahlian tersebut dalam konteks sosial kemasyarakatan.

Ketrampilan diberikan kepada santri sesuai dengan bakat masing-masing berdasarkan Talent Mapping yang dilakukan pada awal masuk Pondok CEO Muslim Billionaire. Dari TM ini diketahui bakat setiap santri.

Hafalan Al-Qur’an tidak hanya mengendap di lisan, para santri di Pondok CEO Muslim Billionaire dituntut cakap mengamalkan sekaligus mengajarkan Al-Qur’an demi melatih nurani, mengasah empati.

Para santri harus terjun melayani ummat secara langsung dengan ikut andil mensukseskan berbagai program kemaslahatan ummat yang sudah menjadi agenda rutin di Masjid Muslim Billionaire bahkan selalu siap menjadi ambassador di berbagai peluang amal shaleh. Tanpa harus dipaksa, semua dilakukan dengan penuh kerelaan.

Santri penghafal Al-Qur’an Pondok CEO Muslim Billionaire bersiap membagikan sayuran Gratis untuk warga sekitar

Goal utama Pondok CEO Muslim Billionaire adalah memberi pelatihan kemandirian kepada para santri penghafal Al-Qur’an hingga menjadi santri siap pakai dan mampu terjun ke masyarakat.

Pondok CEO Muslim Billionaire diprakarsai oleh seorang dokter Andhyka Sedyawan yang justru lebih memilih mendalami dunia bisnis. Kehadiran Pondok CEO Muslim Billionaire ini ibarat angin segar bagi ummat.

Dalam kiprahnya mengembangkan Pondok CEO Muslim Billionaire, Dokter Andhyka didukung oleh Beben Wahyudi Nasution, seorang analis terbaik dengan ide-ide cemerlang sebagai pendamping setia perjuangan dokter Andhyka Sedyawan. Dengan hadirnya Beben Wahyudi Nasution, maka lengkap sudah kepemimpinan yang dimiliki oleh Pondok CEO Muslim Billionaire.

Mau tahu methode hafalan yang dipakai di Pondok CEO Muslim Billionaire? Pondok CEO Muslim Billionaire menerapkan metode MIM (Menghafal Itu Mudah) yakni dengan mengandalkan 3 Fokus: penglihatan, pendengaran dan lisan.

Praktiknya adalah setiap 1 ayat diulang-ulang sebanyak 3x kmudian setiap ayat dibagi per kalimat untuk memudahkan memaknai arti ayat.

Selain kelebihan kelebihan tersebut, pesantren Pondok CEO Muslim Billionaire juga memiliki added value dalam hal pembiayaan. Belajar di sini tidak dipungut biaya apapun alias gratis. Seluruh biaya kehidupan para santri ditanggung sepenuhnya oleh Pondok.

Arie Untung bersama para santri penghafal Al-Qur’an Pondok CEO Muslim Billionaire

Pondok CEO Muslim Billionaire dilengkapi fasilitas asrama, seragam dan perlengkapan belajar yang diperoleh secara gratis. Selain itu, di Pondok ini ada jaminan kerja bagi santri yang sudah menjalankan SOD (Santri On Duty) alias magang.

Oleh karena itu, bagi para orang tua tidak perlu bimbang, ragu dan khawatir terhadap putra putrinya untuk melanjutkan sekolah atau pendidikan setelah lulus SMA dan sederajat. Apa lagi soal biaya. Pondok CEO Muslim Billionaire memberikan bebas biaya. Biaya bukan menjadi kendala. Maka orang tua tidak perlu ragu untuk memasukkan anaknya ke Pondok CEO Muslim Billionaire.

Bila berminat, silakan datang dan daftarkan putra dan putri Anda ke alamat Pondok CEO Muslim Billionaire: Jln. Situdaun RT.06/RW.04, Cinangneng – Tenjolaya, Bogor Indonesia 16620 atau bisa menghubungi Direktur Baitul Qur’an Pondok CEO Muslim Billionaire: Buya Rahmat Yukardi Nasution di nomor 0812-8180-9992.[]

Comment