by

SPTJ & ITF Berkolaborasi Bahas Transisi Berkeadilan Untuk Para Pekerja Urban Transport

 

RADARINDONESIAMEWS.COM, JAKARTA — Serikat Pekerja Transjakarta, SP TJ, menghadiri Workshop Training Organizing For Union Leadership and Organizer SPTJ bersama ITF (The Future Is Public Transport) dengan tema
” Strengthen Transport Union”, Sabtu (25/9/2021).

Acara dibuka oleh Enung dari ITF Yang sekaligus memberikan paparan terkait pentingnya pelatihan para pekerja dilanjutkan oleh
Prof Chandra yang
menjelaskan definisi SP.

SP lanjutnya, adalah organisasi dari oleh dan untuk para pekerja baik di dalam maupun di luar perusahaan yg bersifat bebas, terbuka, mandiri, demokratis dan bertanggung jawab guna memperjuangkan, membela serta melindungi hak dan kepentingan pekerja/buruh serta meningkatkan kesejahteraan pekerja dan keluarganya.

Pentingnya berserikat selain itu untuk memberikan perlindungan, SP juga memberikan pembelaan hak-hak dan kepentingan untuk meningkatkan kesejahteraan bagi pekerja.

Endri Supratman, Sekjend DPP SPTJ,
menjelaskan tentang sejarah awal perjuangan SPTJ bersama dengan Budi Marcello dan para pekerja di lingkungan Transjakarta pada tahun 2017 di mana para pekerja merasa terintimidasi oleh kebijakan management.

“Dengan keberanian, letusan dan kesetiaan serta niat berjuang dengan tulus tanpa mengharap apapun hanya berharap balas dari Tuhan YME semua dapat berjalan dengan lancar.” Tuturnya.

Yan Oratmangun ( Ketua Umum DPP SPTJ ) Yang hadir dalam kesempatan itu memaparkan arti Keberanian, Ketulusan Dan Kesetiaan.

Keberanian:
Berani mengungkapkan hak hak pekerja serta berani menjalankan apa yang menjadi kewajiban pekerja.

Ketulusan:
Ketulusan berjuang tanpa mengharap apapun untuk membela hak hak para pekerja tanpa mengharap reward apa apa kecuali balasan dari Tuhan YME.

Kesetiaan; selalu setia sampai Akhir

Riswan Karto, Ketua KAMI SPTJ memaparkan tentang sejarah awal berdirinya SPTJ, KP SPTJ & KAMI SPTJ hingga sepak terjang dan pengaruh SPTJ di Transjakarta hingga saat ini.

Heranisty Nasution dari INSTRANS dalam kesempatan tersebut menjelaskan hasil penelitian mengenai konsep just transision yang telah dibuat pada workshop sebelumnya oleh para pekerja publik transport Jakarta.

Pembuatan konsep just transition itu adalah salah satu peran serikat pekerja. Konsep-konsep just transition di sektor transportasi itu adalah pemikiran para pekerja tranport itu sendiri untuk pekerjaan di masa datang.

“Konsep just transition para pekerja publik transport Jakarta menjadi salah satu konsep kampanye Masa Depan adalah Publik Transport.”Ujarnya.

Ia telah mempertajam pemahaman peserta mengenai konsep just transition dari sudut pandang serikat pekerja. Para peserta diingatkan lagi konsep-konsep yang telah mereka buat itu sebagai acuan untuk berlatih meningkatkan kemampuan dalam melibatkan diri untuk pembuatan kebijakan pemerintah daerah untuk sebuah kebijakan dari impak perubahan iklim; non-tunai, bis listrik dan eco driving. []

Comment

Rekomendasi Berita