RADARINDONESIANEWS.COM, TANGERANG — Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Pondok Pesantren Al-Istiqlaliyyah menggelar peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah yang dirangkaikan dengan peresmian Masjid Kasepuhan Tangerang Raya, Menara Kasepuhan, serta Majelis Kasepuhan Al-Istiqlaliyyah, di Kampung Cilongok, Desa Sukamantri, Kecamatan Pasarkemis, Kabupaten Tangerang, Jumat (16/1/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak Kamis (15/1/2026) siang hingga malam tersebut dihadiri ribuan jamaah dari berbagai wilayah di Tangerang dan sekitarnya. Selain peringatan Isra Mi’raj, acara juga dirangkai dengan haul para sesepuh, ulama, dan orang tua se-Kampung Cilongok.
Pimpinan Masjid Kasepuhan Tangerang Raya Al-Istiqlaliyyah, Abuya Abah Entoh atau KH Totoh Tohawi Romli, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya acara tersebut dengan lancar dan khidmat.
Menurutnya, peresmian masjid dan menara ini merupakan wujud komitmen bersama dalam memperkuat syiar Islam dan membangun pusat kegiatan keagamaan di wilayah Tangerang Raya.
“Alhamdulillah, kita dapat berkumpul dalam rangka memperingati Isra Mikraj 1447 Hijriah sekaligus meresmikan Masjid Kasepuhan Tangerang Raya. Semoga ini menjadi sarana peningkatan iman dan takwa umat, serta inspirasi bagi generasi muda,” ujar Abuya Abah Entoh dalam tausyiahnya.
Ia juga menjelaskan bahwa Isra Mikraj merupakan peristiwa penting dalam sejarah Islam, di mana Nabi Muhammad SAW menerima perintah shalat lima waktu sebagai fondasi utama ibadah umat Muslim. “Peristiwa ini mengajarkan kesadaran spiritual, keteguhan iman, serta kepedulian sosial,” katanya.
Acara tersebut dihadiri Gubernur Banten Andra Soni, Bupati Tangerang Maesyal Rasyid, unsur Forkopimda, Kapolresta Tangerang, anggota DPRD Kabupaten Tangerang, camat dan kepala desa setempat, unsur TNI-Polri, serta berbagai organisasi kemasyarakatan dan keagamaan.
Hadir pula qari nasional KH Fahri dari Medan, serta tamu undangan dari sejumlah daerah di Nusantara.
Gubernur Banten Andra Soni dalam sambutannya mengapresiasi peran Pondok Pesantren Al-Istiqlaliyyah dalam memperkuat kehidupan keagamaan masyarakat. Ia berharap Masjid Kasepuhan Tangerang Raya dapat menjadi pusat ibadah sekaligus pusat aktivitas sosial dan pendidikan keislaman di Banten.
“Peringatan Isra Mikraj mengajarkan kita tentang kesabaran, keikhlasan, dan ketaatan kepada Allah SWT. Semoga masjid ini membawa berkah dan manfaat bagi masyarakat, baik untuk kehidupan dunia maupun akhirat,” ujar Andra Soni.
Hal senada disampaikan Bupati Tangerang Maesyal Rasyid. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk terus mendukung kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan yang berdampak positif bagi masyarakat.
“Masjid Kasepuhan Tangerang Raya diharapkan menjadi pusat pembinaan umat dan penguatan nilai-nilai keislaman di Kabupaten Tangerang,” kata Maesyal.
Sementara itu, Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi M. Indra Waspada Amirullah memastikan seluruh rangkaian acara berlangsung aman dan kondusif. “Tidak ada gangguan keamanan selama kegiatan. Pengamanan dilakukan secara maksimal agar jamaah dapat beribadah dengan nyaman,” ujarnya.
Rangkaian acara diisi dengan shalat Isya berjamaah, istighotsah untuk korban bencana, tahlil, dzikir, pembacaan Yasin, shalawat, serta doa bersama. Acara ditutup dengan pemberian penghargaan kepada RT terbaik dalam penggalangan sedekah serta santunan rutin bagi 115 anak yatim piatu di wilayah Kampung Cilongok.[]









Comment