Al Washliyah Perkuat Sinergi dengan BAZNAS untuk Kesejahteraan Umat

Nasional18 Views

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA — Panitia Organizing Committee (OC) Muktamar XXIII Al Jam’iyatul Washliyah memperkuat sinergi dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) guna mendorong kesejahteraan umat melalui penguatan pengelolaan zakat dan pemberdayaan ekonomi.

Ketua OC Muktamar XXIII Al Washliyah, Prof. Dr. H. Deding Ishak, S.H., M.M., mengatakan hal itu usai beraudiensi dengan jajaran pimpinan BAZNAS di Kantor BAZNAS, Jalan Matraman Raya, Jakarta Pusat, Jumat (26/6/2026).

Audiensi tersebut sekaligus menjadi ajang silaturahim dan undangan resmi kepada BAZNAS agar menjadi salah satu pembicara tamu dalam Muktamar XXIII Al Washliyah yang akan berlangsung di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, pada 7–10 Juli 2026.

“Alhamdulillah, pimpinan BAZNAS menyatakan kesiapannya untuk hadir dalam Muktamar XXIII Al Washliyah yang akan digelar bulan Juli mendatang,” ujar Deding.

Ia mengapresiasi kiprah BAZNAS dalam mengelola dana umat dan berharap kerja sama kedua lembaga dapat semakin diperkuat.

“Kami memandang BAZNAS sangat kompeten dan tepat menjadi penggerak utama dalam pengentasan kemiskinan serta pemberdayaan ekonomi umat,” katanya.

Menurut Deding, berbagai program yang dijalankan BAZNAS tidak hanya sejalan dengan nilai-nilai Islam, tetapi juga mendukung agenda pembangunan nasional.

Dalam audiensi tersebut, Deding didampingi Bendahara Umum Al Jam’iyatul Washliyah Drs. H. Rijal Naibaho, M.M., Sekretaris Al Jam’iyatul Washliyah H. Muhammad Razvi Lubis, S.Sos., M.Pd., Sekretaris Steering Committee Muktamar XXIII yang juga Ketua LAZNAS Al Washliyah Syamsir Bastian, serta sejumlah pengurus lainnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. menyambut baik kunjungan panitia Muktamar. Ia menegaskan pentingnya membangun kolaborasi profesional dengan berbagai organisasi kemasyarakatan Islam dan elemen strategis umat.

Menurut Sodik, sinergi tersebut diperlukan agar pendistribusian dana zakat semakin luas manfaatnya bagi masyarakat.
“BAZNAS tidak hanya berperan sebagai lembaga penyalur bantuan, tetapi juga menjadi bagian dari gerakan strategis dalam membangun ekonomi Islam yang adil dan berkelanjutan,” ujarnya.

Sodik juga menyatakan kesediaan BAZNAS untuk menghadiri Muktamar XXIII Al Washliyah.

Turut mendampingi Ketua BAZNAS dalam audiensi itu antara lain Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., Kepala Bagian Humas BAZNAS RI Yudhiarma MK, M.Si., serta Kepala Bagian Koordinasi dan Harmonisasi BAZNAS RI H. Mohd. Basit A. Karim.

Dengan bergabungnya BAZNAS sebagai salah satu pembicara tamu, jumlah lembaga dan instansi yang memastikan kehadiran dalam Muktamar XXIII Al Washliyah terus bertambah. Sebelumnya, pada hari yang sama, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid juga menyatakan kesiapannya saat menerima audiensi Ketua Umum Al Jam’iyatul Washliyah KH. Masyhuril Khamis.

Hingga 28 Juni 2026, panitia mencatat sedikitnya lima pejabat Kabinet Merah Putih telah mengonfirmasi kehadiran, yakni Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Wakil Menteri Agama Romo Syafi’i, Wakil Menteri Haji Dahnil Anzar Simanjuntak, serta Menteri ATR/BPN Nusron Wahid.

Sekretariat Panitia Muktamar juga melaporkan sebanyak 650 peserta dari 38 provinsi telah melakukan registrasi. Selain peserta dari seluruh Indonesia, perwakilan luar negeri dari Inggris, Amerika Serikat, dan sejumlah negara ASEAN dijadwalkan hadir.Tim kesenian dari Malaysia juga akan turut memeriahkan acara.

Muktamar XXIII Al Jam’iyatul Washliyah dijadwalkan berlangsung pada 7–10 Juli 2026 dengan target sekitar 1.400 peserta. Panitia juga menyediakan fasilitas keikutsertaan secara daring melalui sistem hibrida bagi peserta yang berhalangan hadir secara langsung.

Pada waktu dan lokasi yang sama, Al Washliyah juga akan menyelenggarakan Muktamar Muslimat Al Washliyah.[]

Comment