RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA — Sebanyak 17 perusahaan Australia di sektor Mining Equipment, Technology and Services (METS) memperkuat kemitraan dengan pelaku industri pertambangan Indonesia melalui Australia Business Lounge dalam ajang Mining Indonesia 2026 di Jakarta, 9-12 September 2026.
Kegiatan yang difasilitasi Australian Trade and Investment Commission (Austrade) bersama Austmine itu menghadirkan program business matching dan interaksi industri antara perusahaan METS Australia dan pemangku kepentingan sektor pertambangan Indonesia.
Program tersebut dirancang untuk membuka peluang kolaborasi di bidang teknologi, inovasi, serta penerapan praktik pertambangan yang berkelanjutan.
“Indonesia tetap menjadi pasar penting yang strategis bagi perusahaan-perusahaan METS Australia. Australia Business Lounge di Mining Indonesia 2026 menyediakan platform yang berharga bagi perusahaan-perusahaan Australia dan Indonesia untuk menjajaki kemitraan, berbagi pengetahuan, serta mengidentifikasi cara-cara mendukung industri pertambangan yang produktif, aman, dan berkelanjutan,” ujar Senior Trade and Investment Commissioner Austrade Indonesia, Stephen Skulley.
Australia Business Lounge diselenggarakan melalui kemitraan dengan Austmine, anggota Trade Diversification Network (TDN) Pemerintah Australia. Jaringan tersebut membantu perusahaan-perusahaan Australia mendiversifikasi ekspor sekaligus membangun hubungan komersial di sejumlah pasar internasional yang menjadi prioritas.
Penyelenggaraan Australia Business Lounge dan berbagai kegiatan jejaring industri itu turut didukung Investment New South Wales, Invest and Trade Western Australia, serta Trade and Investment Queensland.
Kehadiran perusahaan-perusahaan METS Australia di Mining Indonesia 2026 menjadi bagian dari upaya memperluas kerja sama bisnis dan pertukaran keahlian antara industri pertambangan Australia dan Indonesia.[]









Comment