RADARINDONESIANEWS.COM, BENGKULU — Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Al Jam’iyatul Washliyah, KH Masyhuril Khamis, melakukan silaturahmi dan konsolidasi pasca-Muktamar bersama jajaran Pengurus Wilayah (PW) Al Washliyah Bengkulu, Jumat (2/10/2026).
Silaturahmi yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban tersebut digelar seusai Masyhuril Khamis menyampaikan khotbah Jumat di Masjid Agung Bengkulu. Pertemuan dihadiri jajaran PW Al Washliyah Bengkulu, termasuk ketua, sekretaris, serta pengurus PW Muslimat.
Dalam kesempatan tersebut, Masyhuril meminta PW Al Washliyah Bengkulu menyusun program kerja sesuai kebutuhan dan kemampuan organisasi. Menurut dia, program yang disusun sebaiknya sederhana, realistis, mengakar, serta benar-benar dapat dilaksanakan.
“Buatlah program-program yang realistis, mengakar, tidak terlalu banyak, tetapi bisa dilaksanakan. Percuma membuat program yang terlalu muluk-muluk kalau akhirnya tidak terlaksana,” ujar Masyhuril.
Masyhuril mengatakan kekuatan organisasi tidak semata-mata diukur dari banyaknya rencana yang tertuang dalam program kerja. Menurut dia, kekuatan organisasi justru terlihat dari kemampuan pengurus menjalankan program secara konsisten dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Selain memperkuat program kerja, Masyhuril meminta PW Al Washliyah Bengkulu memperluas jangkauan organisasi hingga ke berbagai daerah. Penguatan struktur dan perluasan organisasi dinilai penting agar keberadaan Al Washliyah semakin dirasakan masyarakat Bengkulu.
Dalam pertemuan itu, Masyhuril juga menyampaikan bahwa jajaran PB Al Washliyah terus bergerak memperkokoh organisasi sekaligus membangun jejaring dan kerja sama dengan berbagai pihak.
Salah satu langkah terbaru, PB Al Washliyah menerima kunjungan silaturahmi Ketua Yayasan Persahabatan dan Studi Peradaban Palestina (YPSPP), Dr. Ahed Abu Al Atha, bersama Ketua Komisi Fatwa Universitas Gaza, Prof. Maher Hamed Alholi, di Kantor PB Al Washliyah, Jalan Jenderal Ahmad Yani No. 41, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Rabu (30/9/2026).
Masyhuril mengatakan pertemuan tersebut merupakan bagian dari upaya PB Al Washliyah memperkuat ukhuwah sekaligus memperluas kerja sama, termasuk dalam bidang kemanusiaan dan kepedulian terhadap Palestina.
Masyhuril berharap semangat konsolidasi pasca-Muktamar dapat menjadi energi bagi PW Al Washliyah Bengkulu untuk terus memperkuat organisasi dari tingkat wilayah hingga daerah.
Penguatan tersebut diharapkan dilakukan melalui program-program yang sederhana, terukur, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.[]









Comment