RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Almarhum Sonny Hendrik Tadjure S.H di mata rekan wartawan dikenal sebagai sosok yang sangat baik dan sederhana. Kesederhanaan itu masih membekas walau Sonny telah tiada.
Almarhum Sonny Tadjure, meninggal akibat sakit, Senin (2/6/2025) pada usia 50 tahun. Almarhum meninggalkan seorang istri, Aneke Marlina Tewal, serta dua orang putri, Tania dan Tasya.
Almarhum Sonny Tadjure meninggal dunia di Kuala Lumpur Malaysia akibat sakit. Jenasah tiba di Bandara Sam Ratulangi Manado, Kamis (5/6/2025) pukul 6.30 WITA.
Almarhum adalah pemilik media online bunaken.co. Beliau tidak membedakan dalam bergaul dan dapat membangun jaringan pergaulan dengan banyak rekan dan instansi baik swasta maupun nasional.
“Orangnya supel, mudah bergaul tak pilih teman,” kata Taufik Tumbelaka, salah satu sahabat almarhum yang dikenal sebagai pengamat politik dan pemerintahan.
Robby Mononimbar, salah seorang rekan Almarhum jurnalis senior yang keseharian pos di DPRD Sulut menyebut almarhum Sonny Tadjure orang yang peka dan peduli pada siapapun yang mengalami kesulitan.
“Pemberi motivasi yang baik dan suka membantu,” tukas Robby dengan mata berkaca-kaca.
Bukan saja dari Rekanan di kalangan Jurnalis, Jos Narande, akademisi yang juga mantan dosen almarhum Sonny Tadjure ketika berkuliah di Universitas Sam Ratulangi berucap bahwa Almarhum merupakan mantan Mahasiswa ya yang baik dan cerdass.
“Mantan murid yang baik dan pandai,” singkat Mener Jos dalam suatu grup WhatsApp.
Dari bandara, almarhum dibawa mobil jenasah tim YSK-Victory, dikawal Panji Yosua GMIM Syalom Karombasan, singgah untuk disemayamkan di kantor DPRD Sulut, Kairagi.
Upacara persemayaman dipimpin Kabag Persidangan Sekretariat DPRD Sulut, Yahya Rondonuwu.
Hadir Sekwan Niklas Silangen, staf sekretariat, keluarga dan puluhan wartawan termasuk Forum Wartawan DPRD (Forward) Sulut.
Aktif di beberapa organisasi termasuk dipercayakan oleh jemaat GMIM Syalom Karombasan sebagai Komandan Panji Yosua.
Dalam pergaulan internasional, Almarhum juga aktif di HWPL, sebuah organisasi perdamaian dunia yang bermarkas di Korea Selatan. Pada tahun 2023, almarhum mewakiki forum wartawan HWPL Indonesia ikut menghadiri acara yang digelar HWPL di Korea Selatan.[]









Comment