APTIKNAS TechSummit 2025, Perkuat Pilar Teknologi Cerdas

Teknologi818 Views

RADARINDONESIANEWS.COM, TANGERANG  — Sebagai bagian dari rangkaian Indonesia Game Experience (IGX) 2025. APTIKNAS TechSummit 2025 resmi digelar di Main Hall Atrium TangCity Mall, Tangerang, Rabu (17/7/2025)

Forum ini menjadi ajang strategis dalam mendorong penguatan transformasi digital, khususnya di Provinsi Banten, dengan mengusung tema Empowering Banten With Smart Technology: Exploring ICT, Cloud, and AI for a Smarter Province.

TechSummit 2025 menghadirkan berbagai pemangku kepentingan dari kalangan pemerintah, akademisi, pelaku industri teknologi, hingga komunitas digital. Acara ini tidak hanya menjadi ajang pameran teknologi, tetapi juga forum dialog kebijakan, edukasi, dan kolaborasi lintas sektor untuk mendorong Banten menjadi provinsi cerdas berbasis kearifan lokal.

Dukungan Pemerintah dan Visi Budaya Digital

Direktur Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan Kementerian Kebudayaan RI, Ahmad Mahendra, dalam sambutannya menegaskan pentingnya mendukung industri game lokal sebagai bagian dari ekosistem ekonomi digital Indonesia.

“Potensi sektor game sangat besar, namun pasar masih didominasi produk asing. Kolaborasi seperti di IGX ini sangat penting untuk memperkuat ekosistem game nasional yang kreatif dan berakar pada budaya,” ujar Mahendra.

Sementara itu, Direktur Sarana dan Prasarana Kebudayaan, Dr. Ir. Feri Arlius, M.Sc., yang hadir secara daring, mengangkat pentingnya sinergi antara infrastruktur budaya dan transformasi digital.

“Transformasi digital bukan semata persoalan teknologi, tetapi juga soal bagaimana melestarikan budaya melalui medium digital sebagai pendorong ekonomi kreatif berbasis warisan Nusantara,” ujarnya.

Peran Pentahelix dan Akselerasi Teknologi

APTIKNAS TechSummit 2025 menghadirkan sejumlah pembicara dari APTIKNAS dan mitra industri teknologi, yang memaparkan tren dan pemanfaatan teknologi seperti kecerdasan buatan (AI), cloud computing, Internet of Things (IoT), dan solusi perangkat keras.

Hadir sebagai pembicara dalam diskusi panel tersebut antara lain: Ir. Soegiharto Santoso, S.H. (Ketua Umum APTIKNAS), Fanky Christian (Sekjen APTIKNAS), Andi Mulja Tanudiredja (Waketum APTIKNAS Bidang Internasional), Nazir Danurata Sudirman (Ketua DPP APTIKNAS Banten), Michael Edward (Giga Computing Indonesia), Irvan Najmudin (ION Network), Henri Setiawan (PT Telkom Indonesia), Hanz Christanto (AMD Component Business), dan Malvino Sukmanto (Seagate Indonesia).

Diskusi menyoroti pentingnya sinergi Pentahelix—pemerintah, akademisi, pelaku bisnis, komunitas, dan media—dalam mendukung percepatan adopsi teknologi di Banten.

Dukungan Global dan Kolaborasi Inovatif

TechSummit kali ini mendapat dukungan dari Taiwan Excellence serta perusahaan teknologi global seperti AMD, Samsung, ASRock, Lexar, Klevv, Seagate, dan Inno3D.

Booth-booth teknologi menampilkan produk terkini serta menjalin peluang kerja sama investasi dan pengembangan inovasi lokal. Sesi networking juga difasilitasi untuk mempertemukan gagasan dan potensi kolaborasi antara sektor publik, swasta, dan komunitas.

Komitmen Digitalisasi Banten

Ketua Umum APTIKNAS, Ir. Soegiharto Santoso, S.H.—akrab disapa Hoky—menyampaikan bahwa APTIKNAS TechSummit menjadi langkah konkret membangun Banten sebagai provinsi cerdas berbasis nilai budaya.

“TechSummit ini bukan sekadar forum diskusi, melainkan penyatuan visi menuju transformasi digital Banten yang inklusif, adaptif, dan berakar pada identitas lokal,” ujarnya.

Hoky yang juga Ketua Dewan Pengawas AGKDI, Sekjen PERATIN, Penasihat FORMAS, Waketum SPRI, Ketua Dewan Pengarah LSP Pers Indonesia, dan Pengurus Forum Bela Negara RI, menegaskan bahwa digitalisasi harus menjadi agenda bersama seluruh pemangku kepentingan.

Sementara itu, Ketua Umum AGKDI yang juga Ketua DPD APTIKNAS Jakarta, Hendri Andrigo Sutanto menambahkan bahwa Banten bukan hanya sekedar sebagai konsumen tetapi harus mampu menjadi pencipta solusi teknologi berbasis potensi lokal.

“TechSummit ini membuka peluang besar agar Banten mampu menjawab tantangan era digital dengan solusi yang berdampak ekonomi dan sosial,” ujarnya.

Acara yang terbuka untuk umum dan tanpa pungutan ini disambut antusias masyarakat. Ribuan pengunjung memadati Main Hall TangCity Mall, menandai besarnya perhatian publik terhadap masa depan digital Indonesia.[]

Comment