Australia dan Indonesia Perkuat Kerja Sama Dagang di Batam

Nasional1236 Views

RADARINDONESIANEWS.COM, BATAM — Duta Besar Australia untuk Indonesia, Rod Brazier, bersama Business Champion Australia, Profesor Jennifer Westacott AC, melakukan kunjungan ke Batam, Kepulauan Riau, pada 29–30 Juni 2025 untuk menjajaki peluang kerja sama dagang antara pelaku usaha Australia dan Indonesia.

Dalam kunjungan tersebut, keduanya bertemu dengan Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, serta meninjau kawasan strategis seperti Nongsa Digital Park dan tiga perusahaan Australia yang beroperasi di Batam: Gelflex, Austin Engineering, dan Thiess.

Profesor Westacott menilai Nongsa Digital Park memiliki potensi besar bagi investor digital Australia, terlebih dengan statusnya sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Digital yang menawarkan berbagai insentif.

Ia juga menyoroti pembangunan Pusat Data Nasional yang dinilai membuka ruang kerja sama di bidang infrastruktur digital, perlindungan data, dan transformasi teknologi antara kedua negara.

Dubes Brazier menyampaikan bahwa kehadiran perusahaan-perusahaan Australia di Batam menjadi bukti nyata kemitraan ekonomi yang saling menguntungkan. Menurutnya, investasi ini turut mendorong penciptaan lapangan kerja dan ekspor teknologi.

Kunjungan ini bertepatan dengan lima tahun peringatan perjanjian Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA) yang sejak 2020 telah menggandakan volume perdagangan dan investasi antara kedua negara.

Melalui program Invested: Australia’s Southeast Asia Economic Strategy to 2040, pemerintah Australia terus mendorong keterlibatan sektor swasta dalam memperkuat hubungan ekonomi dengan Indonesia dan kawasan Asia Tenggara.[]

Comment