Australia–Indonesia Dukung Startup Energi Bersih

Nasional589 Views

 

RADARINDONESIANEWS.COM, MAKASSAR — Sebanyak 15 perusahaan rintisan (startup) iklim Indonesia terpilih mengikuti Program Wirausaha KINETIK NEX, sebuah program inkubasi bisnis yang mendukung usaha kecil dan menengah (UKM) di bidang energi bersih dan solusi iklim.

Program ini resmi diluncurkan pada Selasa (27/8/2025) di Makassar oleh Konsul Jenderal Australia di Makassar, Todd Dias, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, serta Direktur Kerja Sama Multilateral dan Keuangan Berkelanjutan Kementerian Keuangan, Boby Wahyu Hernawan.

KINETIK NEX berfokus pada perusahaan rintisan yang dipimpin perempuan di berbagai daerah Indonesia. Selama delapan minggu, peserta akan mendapatkan bimbingan khusus, dukungan teknis, serta akses ke jaringan investor. Dari 15 peserta, lima UKM terpilih akan memperoleh bagian dari dana Rp 1,6 miliar untuk menguji solusi inovatif mereka.

“Dengan mendukung para inovator iklim lokal, program ini menegaskan komitmen bersama Australia dan Indonesia terhadap pembangunan ekonomi hijau yang inklusif,” kata Jonathan Gilbert, Minister-Counsellor Economic Kedutaan Besar Australia di Jakarta.

Boby Wahyu Hernawan menambahkan, peluncuran KINETIK NEX merupakan langkah awal penting dalam membangun ekosistem investasi iklim yang inklusif. “Kami berharap lahir model bisnis baru yang menempatkan solusi iklim sebagai inti strategi usaha, memperkuat ekosistem keuangan berkelanjutan, sekaligus mendorong berkembangnya pasar karbon nasional,” ujarnya.

Selain inkubasi bisnis, lokakarya inovasi iklim juga akan digelar di Makassar, Kupang, dan Ambon untuk mempertemukan ekosistem inovator daerah.

Program Wirausaha KINETIK NEX didukung oleh KINETIK—kemitraan Australia-Indonesia untuk iklim, energi terbarukan, dan infrastruktur—serta diimplementasikan oleh New Energy Nexus Indonesia.

Daftar 15 startup terpilih dapat diakses melalui tautan berikut: Temui startup KINETIK NEX – KINETIK.

Comment