Bangun Kepercayaan Publik, Ustadz Zaitun Pimpin Forum Dialog Menko Yusril dengan Pimpinan Ormas Islam

Nasional26 Views

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA — Komunikasi terbuka antara pemerintah dan umat menjadi salah satu kunci menjaga persatuan bangsa. Semangat itulah yang tampak dalam forum Silaturahim dan Tukar Pikiran antara Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) bersama para pimpinan organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam tingkat pusat yang digelar di Aula Buya Hamka, Kantor MUI, Jakarta Pusat, Rabu malam (22/7/2026).

Forum tersebut dipandu oleh Ketua MUI Bidang Ukhuwah Islamiyah sekaligus Pemimpin Umum Wahdah Islamiyah, K.H. Dr. Muhammad Zaitun Rasmin, Lc., M.A. Dengan suasana hangat dan terbuka, Ustadz Zaitun mengarahkan jalannya dialog sehingga para pimpinan ormas Islam dapat menyampaikan pertanyaan, pandangan, maupun masukan secara langsung kepada pemerintah.

Turut hadir dalam forum tersebut Menko Kumham Imipas Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional, serta Ketua MUI Bidang Hukum.

Salah satu pembahasan yang mendapat perhatian adalah deportasi warga negara Palestina, Abdul Karim Raed Miqdad, ke Republik Siprus.

Menanggapi berbagai informasi yang berkembang di masyarakat, Yusril menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari mekanisme kerja sama penegakan hukum internasional melalui Interpol dan sama sekali tidak berkaitan dengan dukungan Indonesia terhadap perjuangan rakyat Palestina.

“Kasus Abdul Karim Raed Miqdad merupakan perkara pidana individual yang berada dalam yurisdiksi negara lain. Hal ini tidak boleh dikaitkan dengan komitmen Indonesia terhadap perjuangan rakyat Palestina,” jelas Yusril.

Ia juga memastikan Pemerintah Siprus telah memberikan jaminan bahwa yang bersangkutan tidak akan diserahkan kepada negara ketiga, termasuk sebagaimana isu yang sempat beredar mengenai kemungkinan penyerahan kepada Israel.

Bagi Ustadz Zaitun Rasmin, forum semacam ini memiliki nilai strategis karena menjadi ruang klarifikasi atas berbagai isu yang berkembang di tengah masyarakat sekaligus memperkuat hubungan antara pemerintah dan elemen umat Islam.

“Dialog seperti ini penting agar informasi dapat dipahami secara utuh. Pemerintah, ulama, dan ormas Islam perlu terus membangun komunikasi terbuka demi menjaga kepercayaan, ukhuwah, dan ketenteraman umat,” ujar Ustaz Zaitun.

Melalui dialog yang berlangsung secara konstruktif tersebut, pemerintah dan pimpinan ormas Islam menunjukkan komitmen yang sama untuk memperkuat komunikasi, membangun saling pengertian, serta menjaga persatuan bangsa di tengah berbagai dinamika nasional maupun internasional.

Pertemuan ditutup dengan suasana penuh keakraban melalui sesi foto bersama seluruh peserta sebagai simbol sinergi antara pemerintah dan ormas Islam dalam merawat ukhuwah dan kepentingan bangsa.[]

Berita Terkait

Baca Juga

Comment