RADARINDONESIANEWS.COM, KALIMANTAN – PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) kembali menyalurkan beasiswa penuh melalui Program Beasiswa Sobat Bumi Kalimantan (BSBK) 2025 kepada 15 putra-putri terbaik Kalimantan. Program ini menyasar generasi muda dari keluarga prasejahtera di sekitar wilayah operasi perusahaan.
Salah satu penerima beasiswa tersebut adalah Ricky Yusuf Fadilah, lulusan SMK Syarif Hidayatullah Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara. Ricky tumbuh dan besar di wilayah operasi hulu migas PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM), anak perusahaan PHI.
Ricky mengaku tak menyangka namanya diumumkan sebagai penerima beasiswa. Menurutnya, beasiswa ini bukan sekadar bantuan finansial, melainkan bentuk kepercayaan dan tanggung jawab untuk terus berkembang serta memberi manfaat bagi lingkungan sekitar.
“Beasiswa ini menjadi penyemangat bagi saya untuk terus belajar dan berkontribusi. Setiap langkah kecil hari ini saya yakini akan membuka jalan menuju masa depan yang lebih baik,” ujarnya, Kamis (15/1/2016).
Ricky menilai proses seleksi BSBK memberikan pengalaman berharga. Selain mengasah kedisiplinan dan kepercayaan diri, ia juga memperoleh kesempatan mengembangkan kemampuan public speaking serta memperluas jejaring dengan mahasiswa dari berbagai daerah di Kalimantan.
“Saya bersyukur bisa bertemu dan belajar bersama teman-teman dari latar belakang yang beragam,” kata Ricky, yang semasa SMK mengambil Program Keahlian Teknik Informatika.
Melalui beasiswa BSBK, Ricky kini menempuh pendidikan di Program Studi Teknik Kimia Industri Politeknik Negeri Samarinda. Ia optimistis dapat menyelesaikan studi tepat waktu dengan target IPK minimal 3,0.
Para penerima BSBK berasal dari sejumlah wilayah ring 1 operasi PHI di Kalimantan Timur, antara lain Muara Badak, Muara Jawa, Samboja,
Marangkayu, Anggana, dan Sanga-Sanga. Selain itu, penerima juga berasal dari Tarakan (Kalimantan Utara) serta Murung Pudak (Kalimantan Selatan).
Manager Communication, Relations & CID PHI, Dony Indrawan, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan pendidikan generasi muda di sekitar wilayah operasi.
“Melalui BSBK, penerima beasiswa memperoleh bantuan biaya pendidikan SPP/UKT, biaya hidup, serta pengembangan kapasitas melalui Aksi Sobat Bumi dan Desa Energi Berdikari Sobat Bumi (DEB SoBI) yang berfokus pada kepedulian lingkungan,” jelasnya.
Program BSBK dijalankan bersama Pertamina Foundation sebagai mitra pelaksana dan didukung penuh oleh anak perusahaan PHI, yakni PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM), PT Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS), dan PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT).
Inaugurasi Program BSBK 2025 telah dilaksanakan di Balikpapan, Kalimantan Timur, pada 17 November 2025. Acara tersebut dihadiri perwakilan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, jajaran manajemen PHI, Pertamina Foundation, serta SKK Migas Perwakilan Kalimantan dan Sulawesi.
Selain dukungan finansial, penerima beasiswa juga mengikuti berbagai kegiatan sosial dan lingkungan, seperti penanaman mangrove, pengelolaan sampah, serta edukasi hidup ramah lingkungan di sekolah-sekolah.
Saat ini, para penerima BSBK 2025 telah mulai berkuliah di sejumlah perguruan tinggi mitra, antara lain Universitas Borneo Tarakan, Universitas Mulawarman, Politeknik Negeri Samarinda, Institut Teknologi Kalimantan, dan Universitas Lambung Mangkurat.
PT Pertamina Hulu Indonesia merupakan Subholding Upstream Pertamina yang mengelola operasi hulu migas di Regional 3 Kalimantan, meliputi Zona 8, Zona 9, dan Zona 10. PHI menjalankan bisnis dengan mengedepankan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta berkomitmen mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) melalui berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan.[












Comment