Dosen UNSIKA Kenalkan Circular Economy, Ubah Sampah Dapur Jadi Pupuk

Daerah, Jawa Barat399 Views

RADARINDONESIANEWS.COM, KARAWANG — Dosen dan mahasiswa Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA) memberikan pelatihan pengolahan sampah dapur menjadi pupuk padat dan cair kepada 20 ibu rumah tangga di Kelompok Hidroponik Yudistira, Kelurahan Sukaluyu, Kecamatan Telukjambe Timur, Karawang, Kamis (18/9/25).

Kegiatan ini berlangsung dalam program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk Inovasi Urban Farming Berbasis Circular Economy untuk Peningkatan Produksi dan Pemasaran Sayuran Organik.

Pelatihan dipimpin Dr. Suhaeni, S.P., M.Si., bersama dosen lintas bidang, yaitu Winda Rianti, Yayu Sri Rahayu, Devie Rienzani, Indrajit Wicaksana, dan Miftakhul Bakhir Rozaq Khamid. Mahasiswa UNSIKA turut mendampingi peserta dalam praktik pembuatan kompos.

“Tujuannya agar ibu-ibu lebih mandiri. Sampah dapur yang tadinya terbuang bisa jadi pupuk berkualitas, tanaman tumbuh lebih sehat, dan biaya produksi berkurang. Inilah praktik nyata circular economy dalam urban farming,” ujar Dr. Suhaeni.

Pelatihan berlangsung interaktif. Peserta dibimbing menyiapkan bahan, mengolah, hingga memfermentasi kompos, sambil bertukar pengalaman tentang merawat tanaman di pekarangan rumah.

Meski bernama Kelompok Hidroponik, anggota juga mengembangkan pertanian dengan polybag dan vertikultur, sehingga kebutuhan pupuk organik sangat relevan.

Salah seorang peserta, Susilowati, menuturkan manfaat yang diperoleh. “Sekarang saya tahu cara bikin pupuk sendiri dari sampah dapur. Lebih hemat, ramah lingkungan, dan bisa langsung dipakai di rumah. Apalagi nanti kami juga akan belajar cara memasarkan sayuran, jadi makin semangat,” ujarnya.

UNSIKA melalui semangat Kampus Berdampak berkomitmen menghadirkan inovasi yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat. Urban farming berbasis circular economy di Karawang ini menjadi bukti nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung ketahanan pangan, menjaga lingkungan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga.[]

Comment