Dr. Hj. Syifa Fauzia Kembali Pimpin BKMT Periode 2026–2031

Bekasi, Daerah97 Views

RADARINDONESIANEWS.COM, PONDOK GEDE  – Dr. Hj. Syifa Fauzia, M.Arts kembali dipercaya memimpin Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) untuk periode 2026–2031. Syifa terpilih kembali melalui Muktamar ke-X BKMT yang digelar di Asrama Haji, Pondok Gede, Bekasi (24-27/9/2026).

Pelantikan pengurus BKMT periode 2026–2031 dilakukan oleh Ketua Dewan Pembina BKMT, Prof. Dr. H. Dailami Firdaus, S.H., LL.M.

Syifa Fauzia merupakan putri pendiri BKMT, almarhumah Prof. Dr. Hj. Tuty Alawiyah. Dalam kepemimpinannya, Syifa menegaskan bahwa BKMT tidak sekadar organisasi, melainkan gerakan yang lahir dari hati dan memiliki jaringan jamaah yang luas.

“BKMT adalah gerakan hati,” ujar Syifa.

Ia mengatakan, jamaah BKMT berasal dari berbagai daerah di Indonesia dan saat ini telah menjangkau 35 provinsi. Menurut Syifa, luasnya jaringan tersebut menjadi kekuatan sekaligus tanggung jawab bagi BKMT untuk terus berkembang dan menyesuaikan diri dengan perubahan zaman.

“BKMT harus mau membaca masa depan,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koperasi Ferry Juliantono menekankan pentingnya semangat koperasi dalam membangun perekonomian masyarakat. Ia menyebut koperasi sebagai bagian dari cita-cita para pendiri bangsa.

“Koperasi merupakan cita-cita pendiri bangsa,” kata Ferry.

Ia menjelaskan, koperasi memiliki nilai kebersamaan dan gotong royong yang sejalan dengan semangat pemberdayaan masyarakat.

“Koperasi memiliki nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong,” ujarnya.

Ferry juga menyampaikan bahwa pemerintah akan mendorong penguatan dakwah yang tidak hanya berorientasi pada aspek keagamaan, tetapi juga menyentuh pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Kita akan melaksanakan dakwah ekonomi,” katanya.

Sementara itu, Prof. Dr. H. Dailami Firdaus menyampaikan tiga pesan kepada jajaran pengurus BKMT periode 2026–2031. Pertama, menjaga keikhlasan dalam berdakwah. Kedua, terus belajar dan meningkatkan kapasitas diri. Ketiga, merawat persatuan serta saling menguatkan.

“Jaga keikhlasan dalam berdakwah, terus belajar, serta rawat persatuan dan saling menguatkan,” pesannya.

H. Anies Rasyid Baswedan, S.E., M.P.P., Ph.D. turut menyampaikan pesan mengenai perjalanan BKMT. Ia menilai organisasi tersebut masih memiliki ruang yang panjang untuk terus berkembang dan memperkuat kontribusinya di tengah masyarakat.

“BKMT masih muda,” ujar Anies.

Menurut Anies, keberadaan BKMT selama ini turut membantu memperkuat berbagai pilar kehidupan masyarakat.

“BKMT membuat pilar-pilar menjadi kuat,” katanya.

Dengan kepemimpinan periode 2026–2031, BKMT diharapkan terus memperkuat peran majelis taklim sebagai ruang pembelajaran, dakwah, persatuan, sekaligus pemberdayaan masyarakat di berbagai daerah di Indonesia.[]

Comment