Ekonomi Global 2026 Kian Panas, Great Institute Soroti Tantangan Indonesia

Ekonomi181 Views

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA — Great Institute menilai perekonomian dunia pada 2026 akan menghadapi tekanan yang semakin berat seiring meningkatnya ketidakpastian global. Penilaian tersebut disampaikan dalam Konferensi Pers Economic Outlook 2026 bertema “Melangkah Maju di Tengah Ketidakpastian” yang digelar di Jalan Taman Gunawarman Timur, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (10/1/2026).

Perwakilan Great Institute, Dr. Andi Sudarto, bersama tim peneliti yang terdiri dari Adrian Nalenda, P.SE., Yossi Martino, S.H., Ir. Adham Maski, dan Ani Asriyah, menegaskan bahwa hasil riset lembaga ini perlu menjadi masukan strategis bagi Presiden Prabowo Subianto.

Terlebih, pemerintahan Prabowo telah memasuki tahun pertama dengan agenda utama pemerataan pembangunan nasional.

Menurut Great Institute, memasuki 2026 dunia masih dibayangi dampak keterlambatan penanganan bencana alam berskala besar. Indonesia turut disebut mengalami kerusakan signifikan, namun dinilai belum sepenuhnya terbuka dalam pelaporan dampak tersebut.

Di saat yang sama, tensi geopolitik global terus meningkat. Ketegangan Amerika Serikat dengan Venezuela, potensi konflik Tiongkok–Taiwan, serta eskalasi konflik di Timur Tengah yang melibatkan Israel, Amerika Serikat, Iran, dan Palestina—dengan Rusia sebagai aktor pelindung di kawasan tertentu—dipandang berpotensi memicu instabilitas ekonomi global yang lebih luas.

Situasi tersebut, kata Great Institute, akan berdampak langsung terhadap kebijakan luar negeri bebas aktif Indonesia. Ancaman kenaikan harga minyak dunia dan penguatan dolar Amerika Serikat dinilai dapat menekan stabilitas ekonomi nasional jika tidak diantisipasi dengan kebijakan yang cermat.

Meski demikian, Great Institute mengapresiasi langkah Presiden Prabowo menunjuk Purbaya sebagai Menteri Keuangan. Upaya penertiban penerimaan negara, termasuk penagihan kembali kewajiban pajak yang selama ini tidak tertagih, dinilai mampu membuka ruang fiskal untuk menjaga daya tahan ekonomi nasional.

Pemerintah juga dinilai konsisten melanjutkan sejumlah program strategis, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), pengembangan Mobil Nasional, pembangunan 300.000 jembatan sungai, serta penguatan infrastruktur digital bagi madrasah dan pembelajaran jarak jauh.

Namun, Great Institute menekankan pentingnya penguatan ekonomi koperasi desa agar manfaat pembangunan benar-benar dirasakan hingga ke akar rumput.

Di akhir konferensi pers, Great Institute juga menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-1 yang akan diperingati pada 25 Januari 2026, seraya berharap lembaga ini terus menjadi rujukan pemikiran strategis bagi masa depan Indonesia.[]

Comment