Gandeng YPJI dan Arzeti Bilbina, BPJS Ketenagakerjaan Gelar Sosialisasi Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Nasional950 Views

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA — Anggota Komisi IX DPR RI, Dr. Hj. Arzeti Bilbina, menegaskan bahwa BPJS Ketenagakerjaan merupakan kebutuhan utama bagi setiap pekerja Indonesia. Program ini, menurutnya, bukan sekadar pilihan, melainkan perlindungan dasar yang wajib dimiliki, khususnya bagi pekerja tanpa slip gaji maupun penghasilan tetap.

Hal itu dikatakan Arzeti saat sosialisasi Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan yang digelar di Gedung Kuning, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Senin (18/8/25).

“Pekerja menghadapi risiko besar. Jam kerja panjang, bahkan ada yang sampai 24 jam, tentu bisa menimbulkan gangguan kesehatan maupun kecelakaan kerja. Kita butuh pegangan agar terlindungi jika sesuatu terjadi,” ujarnya.

Arzeti menegaskan, jaminan sosial tidak boleh dipandang sebatas hitungan untung dan rugi. Tanpa perlindungan, beban biaya yang ditanggung pekerja ketika sakit atau mengalami kecelakaan akan jauh lebih besar.

Ia menyoroti masih adanya pekerja yang enggan mendaftar karena menganggap iuran hanya berguna saat sakit. Padahal, manfaat BPJS Ketenagakerjaan jauh lebih luas: mencakup pembiayaan pengobatan, santunan kecelakaan kerja, hingga jaminan kematian.

“BPJS Ketenagakerjaan bukanlah asuransi komersial. Program ini adalah bentuk apresiasi pemerintah kepada rakyat pekerja,” tegas legislator Fraksi PKB itu.

Arzeti juga menekankan pentingnya sosialisasi kepada pekerja informal, seperti wartawan, pekerja lepas, hingga pedagang kecil. Menurutnya, kelompok tersebut justru memiliki risiko kerja lebih tinggi karena tidak terikat kontrak formal.

“Saya berharap wartawan, pekerja harian, hingga tenaga lepas mulai sadar. Jangan tunggu sakit atau kecelakaan baru merasa perlu. Perlindungan ini bukan hanya untuk diri sendiri, tapi juga keluarga,” ujarnya.

Lebih lanjut, Arzeti mengajak masyarakat melihat iuran BPJS Ketenagakerjaan sebagai investasi perlindungan, bukan beban. Dengan begitu, pekerja dapat bekerja lebih tenang tanpa dihantui kekhawatiran biaya kesehatan.

“Negara wajib hadir melindungi rakyat pekerja. DPR akan terus mendukung regulasi dan kebijakan yang memperluas kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan,” katanya.

Ia juga memberikan apresiasi terhadap kinerja BPJS Ketenagakerjaan yang dinilainya responsif dan penuh terobosan. “Kita sangat mengapresiasi kinerja cepat BPJS Ketenagakerjaan memfasilitasi keamanan, kenyamanan, dan kesejahteraan tenaga kerja Indonesia,” ucapnya.

Arzeti mengajak masyarakat tidak menunda lagi mendaftar. “Kalau kita sehat dan terlindungi, keluarga pun merasa aman. BPJS Ketenagakerjaan adalah bentuk penghargaan atas kerja keras rakyat Indonesia,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Yayasan Peduli Jurnalis Indonesia (YPJI), Andi Arief mengatakan sangat mendukung sosialisasi program BPJS Ketenagakerjaan ini.

Giat sosialisasi program BPJS yang bersamaan dengan HUT Kemerdekaan RI ke-80 ini dihadiri M. Izadin, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Selatan dan Michael Firdaus selaku Account Representative BPJS Ketenagakerjaan Cilandak.

Usai acara inti dan untuk menambah hangat suasana, panitia menggelar lomba, pangung gembira dan doorprize untuk para peserta.[]

Comment