by

GM3 Macro Goes To Yogyakarta

 

RADARAINDONESIANEWS.COM, YOGYAKARTA–GM3 Macro adalah salah satu komunitas fotografi macro yang ada di Indonesia. Komunitas yang dikomandoi Johan Darmana ini menghelat salah satu program GM3, saliturahim sesama member.l.selama tiga Hari.

Ini merupakan acara pertama setelah pandemi melandai dan Yogyakarta dipilih menjadi lokasi titik temu karena banyak spot foto yang menarik.

“Kegiatan kita di mulai tanggal 22 Juli 2022-24 Juli 2022. Kami memilih tanggal 22 Juli karena kebetulan tanggalnya cakep ya, bagus banget 22/7/22,” ujarnya kepada radarindonesianews.com, Jumat (29/7/2022).

Johan Darmana yang akrab dipanggil on Joe ini mengatakan, GM3 Macro Goes to Yogyakarta diikuti 46 orang peserta dari berbagai daerah.

“Pesertanya secara resmi ada 46 orang yang ikut, tapi saat di sana ada juga beberapa teman kita di luar peserta yang ikut datang. Mereka mayoritas dari Jawa, terbanyak dari Jabodetabek, terus ada dari Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, beberapa orang yang dari Kalimantan, dan tiga orang dari lampung ikut hadir, Alhamdulillah,” ucapnya.

Ia menambahkan kegiatan ini konsepnya jalan-jalan temanya mengadopsi salah satu quote “It is not about destination, it is about  the journey”.

“Jadi ini bukanlah tentang tujuan ke mana kita pergi. Ini tentang sebuah perjalanan, kebersamaan, jadi tujuan itu tidak terlalu penting tapi kebersamaan, perjalanan kita yang jauh lebih penting. Seperti yang pernah saya sampaikan sesuai motto dari GM3 Macro “kita adalah keluarga yang dipersatukan oleh dunia makro”. Jadi silaturahim itu jauh lebih penting dari segala-galanya,” tambahnya.

Ia menjelaskan konsep kegiatan GM3 Macro goes to Yogyakarta adalah refresing sekaligus silaturahim, sehingga tidak ada agenda spesifik hunting foto.

“Tidak ada agenda spesifik untuk hunting foto, jadi dari Jakarta berangkat kurang lebih 26 orang ke Yogya dari jam 9 pagi berangkat dengan kereta, di kereta pun kita bikin games, bikin acara untuk menghilangkan kejenuhan dalam perjalanan yang memakan waktu selama 6-7 jam. Sampai di sana menjelang magrib langsung menuju titik kumpul Pring Sewu Resto, di situ malamnya diisi malam keakraban, perkenalan dengan sesama member, sambutan, tukar kado, ads door prize juga, mereka kan banyak yang belum pernah ketemu langsung, jadi ramah tamah dulu supaya acara keesokan harinya suasana sudah cair.’’ bebernya

“Jadi ramai-ramai naik jeep lanjut makan siang, sorenya langsung ke Candi Ratu Boko. Di sana ada spot buat foto-foto teman-teman yang mau mencari obyek foto. Malamnya setelah makan malam lanjut ke Malioboro,” imbuhnya.

Sementara itu hari ketiga, agendanya ke Candi Borobudur.

Om Joe mengatakan ada kejadian lucu selama agenda GM3 Maro Goes to Yogyakarta, tepatnya waktu keberangkatan.

“Ada satu kejadian lucu, mba DR kan yang mengurusi tiket untuk kereta api, tapi ketika berangkat ke Stasiun Gambir sopir taksinya tidak tahu jalan jadi muter-muter. Sehingga saat kereta berangkat Diah Rahma baru tiba, karena kita kan tidak bisa menghentikan kereta yang sudah jalan, jadinya tertinggal. Tapi kawan-kawan mencarikan solusi, akhirnya Diah Rahma disarankan naik travel ke Yogya dan hari Sabtu pagi baru sampai, “ imbuhnya.

Ia menambahkan karya dari para member GM3 Macro bisa dilihat di akun Instargram GM3 Macro.

“Jadi teman-teman bisa melihat hasil karya para member di akun Instagram @gm3_macro,” pungkasnya. [] Sri Purwanti

Comment