Google Siapkan Peringatan untuk Aplikasi Android yang Dihapus dari Play Store

Teknologi280 Views

RADARINDONESIANEWS. COM, JAKARTA — Google dikabarkan tengah menyiapkan fitur baru yang akan memberi peringatan kepada pengguna Android ketika aplikasi yang terpasang di ponsel mereka dihapus dari Play Store. Langkah ini dinilai sebagai peningkatan penting dalam aspek keamanan perangkat Android.

Selama ini, Google secara rutin membersihkan Play Store dari aplikasi berisiko tinggi maupun aplikasi berkualitas rendah. Namun, pengguna hanya mendapat notifikasi jika aplikasi dianggap berbahaya melalui sistem Play Protect. Ketika sebuah aplikasi dihapus dari Play Store, pengguna tidak menerima pemberitahuan apa pun.

Padahal, aplikasi yang telah dihapus dari toko aplikasi Google tetap dapat terpasang di perangkat pengguna. Masalahnya, aplikasi tersebut tidak lagi memperoleh pembaruan, termasuk pembaruan keamanan yang penting untuk menutup celah kerentanan.

Sebagaimana dilaporkan Android Authority, Google ditemukan sedang mengembangkan pembaruan dalam kode pra-rilis Android yang memungkinkan pengguna menerima pemberitahuan bahwa aplikasi tertentu “tidak akan lagi menerima pembaruan di Play Store”.

Peringatan itu nantinya diperkirakan akan menampilkan daftar aplikasi yang telah dihapus dari Google Play, disertai informasi bahwa aplikasi tersebut tidak lagi memperoleh dukungan pembaruan. Belum diketahui apakah Google juga akan menyediakan opsi cepat untuk menghapus aplikasi tersebut langsung dari perangkat pengguna.

Pengamat keamanan siber menilai fitur tersebut sudah lama diperlukan. Sebab, aplikasi tanpa pembaruan keamanan rentan dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan digital.

Dalam laporan terbaru Data Breach Investigations Report (DBIR), Verizon menyebut eksploitasi kerentanan kini menjadi ancaman utama terhadap perangkat digital, melampaui pencurian kredensial yang selama 19 tahun terakhir mendominasi metode serangan siber. Ancaman itu disebut semakin diperparah oleh perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau AI.

Pekan lalu, perusahaan keamanan siber Human Security juga mengungkap adanya kampanye penipuan iklan digital melalui 453 aplikasi Android yang telah diunduh sekitar 24 juta kali. Google telah menghapus aplikasi-aplikasi tersebut dari Play Store, namun aplikasi yang telanjur terpasang di perangkat pengguna tetap berpotensi menimbulkan risiko.

Selama ini, pengguna Android umumnya tidak menyadari ketika sebuah aplikasi dihapus dari Play Store, kecuali membaca pemberitaannya atau mencoba memasang ulang aplikasi tersebut di perangkat baru.

Dengan fitur baru ini, Google diharapkan dapat mendorong pengguna segera mengambil tindakan, termasuk menghapus aplikasi yang sudah tidak lagi mendapat dukungan keamanan.[]

Comment