Guru Besar UIN Jakarta Paparkan Larakter Peradaban Islam di SAS ke-14 PCM Serpong Itara

Banten, Daerah151 Views

RADARINDONESIANEWS.COM, TANGERANG SELATAN — Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. H. M. Yakub, M.A., menyampaikan tausyiah bertema Karakter Peradaban Muslim Zaman Keemasan dalam kegiatan Silaturahmi Ahad Subuh (SAS) ke-14 yang digelar Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Serpong Utara, Ahad (12/1/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di Mushala As Salam, Cluster Vennice, Graha Raya, Kelurahan Paku Jaya, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, dan diselenggarakan bersama PCA Aisyiyah Serpong Utara.

Acara ini dihadiri jajaran pimpinan dan pengurus PRM dan PRA se-PCM Serpong Utara, di antaranya Ketua PCM Serpong Utara Dr. H. Hery Kustanto, MM, Bendahara PCM Ir. H. Sudijono, Sekretaris PCM Mas H. Ardi Triantoro, Direktur PT ATB AUM Mie Lezatmu H. Nanang Yulianto, serta puluhan kader Muhammadiyah lainnya.

Kegiatan SAS ke-14 dilaksanakan oleh PRM Paku Jaya dengan dukungan sejumlah AUM PCM Serpong Utara, termasuk Mie Lezatmu dan Lazismu BSD.

Dalam sambutannya, Ketua PCM Serpong Utara Dr. H. Hery Kustanto menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan SAS ke-14 dengan lancar dan dihadiri jamaah dalam jumlah besar.

Ia mengapresiasi kerja panitia PRM dan PRA Paku Jaya serta pengurus Mushala As Salam yang telah mempersiapkan kegiatan dengan baik.

Pada kesempatan tersebut, Hery Kustanto juga mengingatkan pentingnya menghargai waktu dalam setiap aktivitas organisasi, sebagaimana pesan Surat Al Ashr. Ia turut mengajak seluruh jamaah mendoakan almarhum Rudi Anhar, mantan Ketua PRM Paku Jaya yang wafat beberapa bulan lalu.

Masih dalam rangkaian acara, PCM Serpong Utara menyerahkan Surat Keputusan (SK) Kepengurusan PRM Paku Jaya periode 2026–2030. Dalam SK tersebut, Riza Amirudin ditetapkan sebagai Ketua PRM Paku Jaya menggantikan almarhum Rudi Anhar.

Menutup sambutannya, Hery Kustanto menegaskan bahwa kader Muhammadiyah memiliki tiga DNA utama, yakni Surat Al Maun sebagai teologi pemihakan, Surat Al Ashr sebagai teologi waktu, dan Surat Al Insyirah sebagai teologi aksi.

Ia juga menyampaikan informasi bahwa Persyarikatan Muhammadiyah telah menetapkan awal Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada 18 Februari 2026.
Sementara itu, dalam tausyiahnya, Prof. Yakub menjelaskan bahwa peradaban Islam pernah mencapai puncak kejayaan pada abad ke-8 hingga ke-13.

Namun, menurutnya, peradaban tersebut melemah karena umat Islam tidak mampu mempertahankan nilai-nilai dasarnya, sehingga digantikan oleh peradaban Eropa modern yang bercorak sekuler.

“Peradaban Islam saat ini masih ada, tetapi belum menunjukkan eksistensi yang kuat. Tantangan umat Islam hari ini adalah mengintegrasikan nilai-nilai peradaban modern dengan nilai-nilai Islam, salah satunya melalui pendidikan,” ujar Prof. Yakub.

Ia menegaskan bahwa di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, setiap riset mahasiswa harus memiliki keterkaitan dengan nilai-nilai Islam. Tanpa itu, penelitian tidak akan diterima.

Menurutnya, peradaban hanya dapat bertahan jika dijaga melalui pendidikan dan riset yang didukung secara serius oleh negara, sebagaimana terjadi pada masa kekhalifahan Abbasiyah di era Harun Al Rasyid.

Rangkaian acara SAS ke-14 ditutup dengan doa, sesi foto bersama, serta sarapan pagi yang telah disiapkan panitia.-[]

Comment