by

Hafisha Putri Luncurkan Single Bila Rasaku ini Rasamu

 

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA — Eksistensi dalam dunia musik bisa berhilir dari berbagai kaldera. Bisa melalu bakat, bisa lewat komunitas yang membesarkan hati dan memupuk kerpri musiknya atau support yang tak pernah henti dari keluarga yang sudah pa talenta musikal si artis sejak usia dini.

Hafisa Putri termasuk yang ketiga “Bernyanyi di momen apapun, Icha senantiasa mempesona. Saya sering begitu terharu ketika menyaksikan lang Icha menyanyi,” ujar mas Bambang Haryo Sockartono, Ayah Icha.

Support ini ternyata secara psikologis sangat berpengaruh untuk karier Hafisha Icha’ memulai karier musiknya secara professional sekarang atau di kemudian hari

Setelah bicara panjang lebar dengan Seno M. Hardjo, pemilik label Target Pop dan Selatan Musik, akhirnya rilislah first single Hafisha Putri, “Bila Rasaku Ini Rasamu” karya Doa Di Badai Hollo.

Akhirnya diputuskan, lagu indah ini diarransemen oleh salah satu Music Director terbaik negeri ini, Andi Rianto.

“Untuk joint production ini, saya dan mas Bambang butuh beberapa tahun untuk mewujudkannya,” ungkap Seno M. Hardjo kepada para awak media di Hard Rock Cafe Jakarta, Kamis (25/8/2022).

Proses yang lama tersebut karena faktor Hafisha Putri masih kelewat belia untuk berkarier di Musik, selain karena bermukim dan bersekolah di Surabaya.

“Saya harus libur panjang dulu untuk fully concern di Musik. Ini saya bisa atur waktu untuk promosi karena libur hampir dua bulan,” tegas Icha yang tahun ini baru akan memasuki usia 20 tahun.

Icha tercatat sebagai mahasiswi di Universwitas Ciputra Surabaya yang dilakoninya dengan sangat tekun dan disiplin. Sesekali Icha memasuki pentas eksistensi yang lain.

Tahun 2021, Di Surabaya, Hafisha Putri terpilih menjadi Cak & Ning, event yang setara dengan Abang & None Jakarta untuk kategori paling favorit.

MENULIS LAGU SENDIRI

Tentang lagu lagu yang sudah ditulisnya, Icha mengaku belum berani memproduksinya. Padahal beberapa lagu sudah ikut tren musik dunia.

“Saya menulis melodi dan akan coba bekerjasama dengan kaka saya, mba Ika untuk garapan liriknya,” ujar Hafisha Putri, yang ternyata adik Female Singer dengan vocal dashyat Ika Putri.

Untuk langkah awal, Hafisha Putri menyanyikan hits Doa Di Badai Hollo “Bila Rasaku Ini Rasamu”.

Tantangan ini cukup berat, mengingat masyarakat pendengar sudah sangat terbiasa mendengar lagu ini dengan vocal pria, yaitu Sammy Simorangkir atau Kerispatih. Lantas bagaimana cita rasanya ketika dilantunkan female vocalist.

“Hafisha Putri berani menaklukkan bait demi bait lagu dengan one take saat rekaman vocal wajib kita hargai,” ujar Bowo Soulmate, as Vocal Director.

“Iya penasaran saja, biar ekspresi dan penjiwaan saya runut, engga terpotong potong,” ujar Icha. “Ini bagus untuk seorang penyanyi. Dan biasanya, new comer belum yakin melakukannya,” ujar Hery Alesis, Vocal Editor yang mendampingi Bowo Soulmate.

Pemilihan Andi Rianto sebagai Music Director juga sangat dipikirkan. “Biar kualitas musiknya elegan dan kekinian,” ujar Seno M. Hardjo.

“Lagunya jadi filmis, serasi banget untuk jadi theme song film atau sinetron.

Akhir Agustus 2022 “Bila Rasaku Ini Rasamu” akan rilis di semua platform digital, melalui Agreggator lokal paling proper saat ini, NEXT ART.

“Kami akan support New Comer dan Local Hero. Mereka bisa dengan bebas membuka dashboard personal mereka, biar secara real time mereka tahu progress Listenernya,” ujar CEO Net Art, Rio Adiwardhana.[]

Comment