IGX Surabaya 2025: Kolaborasi Teknologi, Budaya, dan Ekonomi Kreatif

Nasional1112 Views

 

RADARINDONESIANEWS.COM, SURABAYA — Setelah sukses menggelar Indonesia Game Experience (IGX) Banten 2025 di TangCity Mall, Tangerang, pada 17–20 Juli, festival gim dan teknologi terbesar di Indonesia kini hadir di Surabaya dengan skala lebih besar.

IGX Surabaya 2025 akan berlangsung di Fairway Nine Mall, 14–17 Agustus, bertepatan dengan peringatan 80 Tahun Kemerdekaan RI. Ajang ini menjadi bagian dari roadshow nasional yang menjangkau lima kota besar: Tangerang, Surabaya, Semarang, Bandung, dan Jakarta.

Tak sekadar menjadi wadah komunitas gim, IGX juga diharapkan menjadi platform strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi digital, pendidikan teknologi, dan pelestarian budaya. Tahun ini, acara berkolaborasi dengan Ethnic Indonesia Festival 2025, memadukan dunia gim, e-sports, teknologi digital, dan kekayaan budaya Nusantara.

Pembukaan dijadwalkan pada Kamis (14/8/2025) pukul 10.00 WIB di Main Atrium, Lantai 2, Fairway Nine Mall, dihadiri tokoh pemerintah, industri, dan budaya, antara lain Dirjen Pengembangan Kebudayaan Kemenbud RI Ahmad Mahendra, anggota DPD/MPR RI La Nyalla Mahmud Mattalitti, Wakil Wali Kota Surabaya Armuji, Ketua KADIN Jawa Timur Adik Dwi Putranto, Ketua Umum APTIKNAS Soegiharto Santoso (Hoky), hingga perwakilan Kraton Surakarta KPH Andi Budi.

Kompetisi dan Forum Teknologi
Lebih dari 1.500 gamer akan bersaing dalam berbagai turnamen gim populer seperti Mobile Legends, Free Fire, dan Counter-Strike dengan total hadiah Rp50 juta. Pendaftaran dibuka gratis melalui platform resmi IGX.

APTIKNAS Tech Summit ke-6 turut hadir, mengangkat tema “Digital Intelligence for Urban Innovation: ICT & AI for Smart Governance, Education, and Industry”. Forum ini menghadirkan narasumber dari pemerintah, akademisi, dan industri yang membahas implementasi AI untuk pemerintahan daerah, transformasi digital pendidikan berbasis cloud, integrasi IoT di industri 4.0, serta kerangka hukum perlindungan inovasi digital.

Pameran teknologi & gaming gear diikuti lebih dari 20 merek IT ternama, disertai zona VR/AR & Edu-Tech. Kegiatan budaya juga meramaikan acara, termasuk bazar yang melibatkan 50 UMKM lokal, pameran keris dan pusaka Nusantara bertajuk “Melestarikan Warisan, Menempa Masa Depan”, serta pertunjukan cosplay.

Harmoni Teknologi dan Budaya
Ketua Umum APTIKNAS, Soegiharto Santoso, menyebut IGX sebagai bukti kolaborasi pemerintah, industri, dan komunitas dalam membangun ekosistem digital. “Kami ingin menunjukkan bahwa Surabaya adalah pusat inovasi masa depan,” ujarnya.

Ketua Yayasan Ethnic Indonesia, KRA Rivo Cahyono Setyonegoro, menegaskan kemajuan teknologi harus berjalan beriringan dengan pelestarian budaya. Sementara Ketua Umum AGKDI, Hendri Andrigo Sutanto, mengajak seluruh pemangku kepentingan menjadikan Surabaya sebagai episentrum budaya digital nasional.

IGX Surabaya 2025 merupakan kerja sama Kementerian Kebudayaan RI, AGKDI, APTIKNAS, APGI, PERATIN, dan Fairway Nine Mall Surabaya, dengan dukungan pakar dan pelaku industri TIK nasional maupun internasional.

APTIKNAS Dukung Pengusaha Muda
Selain IGX, APTIKNAS juga mendukung International Franchise and Business Exchange Expo (IFBEX) 2025 yang akan digelar 28–30 November di Surabaya Convention Center. Pameran ini menghadirkan lebih dari 100 merek franchise dan peluang bisnis, sesi konsultasi privat, serta program insentif menarik, menargetkan 35.000 pengunjung.

“Ini momentum tepat bagi generasi muda Surabaya untuk #LevelUp menjadi pengusaha sukses melalui ekosistem bisnis digital,” kata Hoky.[]

Comment