Indo-Pacific Endeavour 2025 Dimulai di Indonesia

Nasional235 Views

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA— Program pertahanan regional Australia, Indo-Pacific Endeavour (IPE) 2025, resmi dimulai di Indonesia pekan ini. Sejumlah personel Angkatan Pertahanan Australia (ADF) tiba di Jakarta untuk membuka rangkaian kegiatan yang menandai penguatan hubungan pertahanan kedua negara.

Sejak pertama kali digelar pada 2017, IPE menjadi salah satu instrumen diplomasi keamanan Australia di Asia Tenggara dan Samudra Hindia bagian timur laut.

Program ini dirancang untuk memperdalam kemitraan diplomatik, memperkuat interoperabilitas militer, sekaligus menegaskan komitmen Australia terhadap kawasan yang damai, stabil, dan berbasis aturan.

Pembukaan IPE 2025 diawali dengan Forum Gender, Perdamaian, dan Keamanan, disusul dua sesi diskusi maritim, serta lokakarya di bidang siber dan keagamaan. Tema-tema ini mencerminkan fokus kerja sama yang tidak hanya bertumpu pada aspek militer, tetapi juga pada penguatan kapasitas sipil dan komunitas.

“Kami senang dapat bekerja sama dengan negara tetangga terdekat kami di Indonesia. Persahabatan antara masyarakat Indonesia dan Australia adalah hal yang kami hargai dan terus perkuat,” ujar Komandan IPE 2025, BRIG Jennifer Harris, CSC.

Menurut dia, kegiatan IPE memberi ruang untuk berbagi pengetahuan tentang tantangan keamanan, memperluas interaksi budaya, hingga penguatan komunitas melalui program-program berbasis keagamaan.

Tahun ini, IPE telah melaksanakan kegiatan di Bangladesh, Brunei, Kamboja, Laos, Malaysia, Maladewa, Filipina, Thailand, Sri Lanka, Timor Leste, Singapura, dan Vietnam. Indonesia menjadi negara tujuan berikutnya dalam rangkaian ekspedisi maritim-diplomatik tersebut.

Dari pihak Indonesia, Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Laut (Asops Kasal), Laksamana Muda TNI Yayan Sofyan, menilai program ini relevan dengan dinamika keamanan regional.

“Kami terus bekerja bersama untuk memperkuat hubungan pertahanan dan saling belajar satu sama lain. Lokakarya yang digelar ADF dan TNI minggu ini mencerminkan komitmen kedua negara menghadapi tantangan bersama di kawasan,” kata Yayan.

Rangkaian IPE 2025 di Indonesia dijadwalkan berlangsung sepanjang pekan, dengan fokus pada dialog profesional, pertukaran personel, dan penguatan kapasitas di sektor maritim dan non-maritim.[]

Comment