Judi Online Semakin Darurat, Anak-Anak pun Terjerat

 

 

Penulis:  Rizka Adiatmadja | Praktisi Homeschooling

 

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA– Judi online menyasar anak-anak, pengrusakan generasi kian merebak. Susah dikendalikan, semakin hari jumlahnya semakin bertambah signifikan. Seharusnya ada tindakan secara sistemis yang preventif dan kuratif.

Bukan sekadar memikirkan kerugian dari segi finansial, itu yang menjadi koreksi bagi negara. Solusi yang diberikan pun tidak integral, cenderung yang dilakukan begitu parsial.
Penutupan situs hanya dilakukan untuk beberapa judi online saja yang beroperasi, tidak pernah tuntas memberantas dari akar agar efek jera menguasai. Beginilah potret solusi di ranah demokrasi yang tidak pernah menyentuh dasar hakiki demi menyelamatkan generasi.

Di era digital yang serba cepat ini, kita bisa mengakses apa pun dengan banyaknya kemudahan. Bermodalkan ponsel pintar, semua aplikasi bisa dibuka dengan lancar. Selama punya kuota dan tanpa kendala untuk menyalakan data. Bahkan untuk mengunduh aplikasi judi online pun tidak sulit. Itu bisa dilakukan oleh anak-anak tanpa kendala yang rumit.

Dikutip dari CNBC Indonesia, pernyataan Kawiyan sebagai Komisioner KPAI Sub Klaster: Anak Korban Cybercrime bahwa anak yang terpapar judi online akan memiliki performa fisik yang menurun, selain hasrat berjudinya yang sulit dihentikan.

Cenderung boros dan bisa melakukan hal-hal yang melanggar hukum demi tercapai keinginannya untuk melakukan judi slot. Bahkan dari tinjauan psikologis akan mengalami cemas, stres, dan berujung depresi. Sudah bisa dipastikan pendidikan pun akan berantakan. (CNBC Indonesia, 21 September 2023)

Degradasi kualitas kehidupan semakin terjadi, generasi yang diharapkan menjadi estafet perjuangan, ternyata terpuruk secara fisik dan psikis karena judi online yang semakin merasuki dan melemahkan produktivitas manusia yang melakukannya.

Masih dikutip dari CNBC Indonesia. Menurut Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi, kerugian yang dialami negara yang disebabkan oleh judi slot sebesar Rp27 triliun per tahun. Menurutnya sejak Juli 2018 sampai 7 Agustus 2023 ada 886.719 konten judi slot yang diblokir. (CNBC Indonesia, 10 Agustus 2023)

Keuntungan judi slot ini memang luar biasa fantastis. Higgs Domino Island sebagai salah satu platform judi slot memiliki putaran uang mencapai Rp2,2 triliun per bulan, setahun bisa meraup untung sekitar Rp27 triliun. Sehingga akan sangat wajar jika judi online ini akan terus menjamur dan menjerat kalangan dewasa hingga anak-anak.

Pemerintah mengeklaim sudah banyak menutup akses aplikasi judi online, tetapi ternyata terus bermunculan yang baru. Mengapa demikian? Dengan adanya kemudahan berganti-ganti domain, setelah pemblokiran bandar judi tidak merasakan efek jera, dia masih bisa membuat aplikasi dengan domain baru.

Industri yang merusak generasi di dalam perekonomian kapitalisme akan senantiasa tumbuh subur. PPATK memberikan laporan bahwa nilai transaksi judi online mencapai Rp155 triliun. Penghasilan bandar judi online bisa mencapai Rp3 miliar dalam sehari.

Solusi yang dihadirkan sistem Islam agar negara bisa mencerabut kanker akut bernama perjudian. Keluarga harus memiliki benteng yang kokoh dalam mendidik buah hatinya, pengasuhan yang mengarahkan pada ketakwaan, begitu pun masyarakat harus dibina, termasuk anak-anak, sejatinya masyarakat adalah lingkup yang mampu bergerak beramar makruf nahi munkar.

Negara harus menerapkan sistem pendidikan berbasis akidah Islam yang akan membentuk pola pikir dan sikap pelajar sesuai arahan Islam. Sehingga standardisasi perbuatan senantiasa berdasarkan Islam. Bukan sekadar materi yang dikejar, tetapi mereka akan memilih amal yang Allah ridai.

Judi adalah perbuatan yang sangat diharamkan. Bukan sekadar merugikan manusia dan negara, tetapi dilarang keras oleh agama.

Hal berikutnya adalah melakukan rehabilitasi kepada pecandu judi tak terkecuali anak-anak, bukan hanya orang tua yang harus mencari solusi terbaik, tetapi masyarakat dan negara harus bersatu padu.

Negara harus bertindak tegas kepada para bandar dan yang bersangkutan di dalam permainan judi–yang pasti melakukan kriminal dan kemaksiatan.

Negara harus memberikan sanksi yang bisa melahirkan efek jera. Memblokir situs demi situs perjudian tersebut hingga ke akarnya agar tidak tumbuh tunas yang baru.

Generasi akan cemerlang jika dalam kehidupan diterapkan sistem Islam yang menyeluruh. Tidak akan ada gurita kejahatan dan kemaksiatan, semua bisa tuntas dan diberantas hingga ke dasarnya.

“Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah perbuatan keji termasuk perbuatan setan. Mak, jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapatkan keberuntungan.” (QS. An-Nisa: 43). Wallahualam bissawab.[]

Comment