RADARINDONESIANEWS.COM, GUNUNGSITOLI – Manager PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Gunungsitoli, Kepulauan Nias, Sumatera Utara, mengklaim gangguan jaringan listrik akibat pohon tumbang di wilayah kerjanya berangsur berkurang.
“Salah satu faktor yang mengakibatkan sering padamnya lampu di daerah kita ini karena gangguan pohon,” ungkap Manager PLN ULP Gunungsitoli, Rachmat Adisyahputra saat ditemui wartawan diruang kerjanya, Senin (13/7/2026).
Ia membeberkan, persoalan tersebut telah berlangsung selama sekalian tahun. Bahkan beberapa masyarakat pemilik pohon di dekat jaringan listrik tak jarang meminta uang pengganti atau ganti rugi ke PLN dengan nominal yang bervariasi jika ingin menebang.
Namun dari kondisi tersebut, Rachmat menerangkan bahwa pihaknya lebih mengedepankan asas manfaat. PLN terus melakukan pendekatan yang humanis sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat pemilik tanaman.
“Ini tidak bisa kita lakukan sendiri, perlu memang adanya dukungan dari lintas sektor. Kami cukup beruntung, dalam membangun hubungan ini kami dibantu beberapa organisasi masyarakat, salah satunya Forum Perangkat Desa se-Kepulauan Nias (FPDKN),” ujar Rachmat.
Lebih lanjut dibeberkannya, jika aksi ini terus dilakukan secara konsisten, ia optimistis dampaknya akan sangat dapat dirasakan di dua sampai tiga tahun mendatang.
Sementara itu dikesempatan terpisah, Ketua Umum Forum Perangkat Desa se-Kepulauan Nias (FPDKN), Imansius Telaumbanua mengatakan bahwa persoalan ini telah lama disampaikan pihaknya ke pimpinan PLN.
Namun dikarenakan pandemi covid-19 dan beberapa agenda nasional, yakni pelaksanaan Pemilu dan Pilkada mengakibatkan terhalangnya kegiatan pendampingan ini.
“Kita yang tergabung di organisasi FPDKN mengambil peran sebagai pilar strategis dalam pembangunan bangsa. Salah satunya membantu PLN dan masyarakat agar masing-masing pihak dapat merasakan manfaat,” ucap Imansius Telaumbanua.
“PLN dalam porsi kerjanya dapat memberikan layanan yang baik, kita juga masyarakat selaku pelanggan atau penerima manfaat tidak terganggu dengan seringnya padam listrik,” sambungnya.
Diakhir penyampaiannya, Imansius mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tidak menutup diri demi kehandalan listrik di Kepulauan Nias.
Sementara itu, atas terjalinnya kolaborasi yang baik antara PLN dan FPDKN, Manager PLN UP3 Nias Leonard Tulus M. Panjaitan mengapresiasi kegiatan bersama tersebut.
Ia pun berharap kerjasama ini dapat terus berjalan beriringan, saling melengkapi, serta menjadi bukti nyata kesungguhan untuk saling membangun satu dengan yang lain.
“PLN terus mengambil langkah-langkah strategis untuk membangun kehandalan listrik di Kepulauan Nias. Kolaborasi ini kita harapkan menjadi pintu untuk memperluas kolaborasi dengan lintas sektor lainnya,” pungkasnya. []











Comment