![]() |
| Lulu Nugroho |
RADARINDONESIANEWS.COM, Sulit dipahami, jika dalam sebuah negeri yang berlimpah kekayaan
alamnya, dimana tongkat, kayu dan batu jadi tanaman, terdapat penduduk yang mengalami
gizi buruk. Inilah salah satu penyebab stunting. Mungkin tidak semua orang akrab
dengan istilah stunting. Padahal, menurut Badan Kesehatan Dunia, Indonesia ada
di urutan ke-lima jumlah anak dengan kondisi stunting.
alamnya, dimana tongkat, kayu dan batu jadi tanaman, terdapat penduduk yang mengalami
gizi buruk. Inilah salah satu penyebab stunting. Mungkin tidak semua orang akrab
dengan istilah stunting. Padahal, menurut Badan Kesehatan Dunia, Indonesia ada
di urutan ke-lima jumlah anak dengan kondisi stunting.
Sedikitnya 41.318 balita di Kabupaten Indramayu dinyatakan
stunting (kerdil). Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu Deden Boni
Koswara mengatakan, jumlah balita penderita stunting masih tergolong tinggi.
Data Dinas Kesehatan 2017, jumlah balita di Kabupaten Indramayu sebanyak
138.188 jiwa, Pikiranrakyat (26/11).
stunting (kerdil). Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu Deden Boni
Koswara mengatakan, jumlah balita penderita stunting masih tergolong tinggi.
Data Dinas Kesehatan 2017, jumlah balita di Kabupaten Indramayu sebanyak
138.188 jiwa, Pikiranrakyat (26/11).
Sebanyak 29,9 persen balita di antaranya menderita stunting.
Angka tersebut hampir dikategorikan tinggi. ”Untuk 10-20 (persen) tergolong
rendah, 20-30 sedang, 30-40 tinggi, dan di atas 40 sangat tinggi,” ujarnya,
Minggu 25 November 2018.
Angka tersebut hampir dikategorikan tinggi. ”Untuk 10-20 (persen) tergolong
rendah, 20-30 sedang, 30-40 tinggi, dan di atas 40 sangat tinggi,” ujarnya,
Minggu 25 November 2018.
Stunting Buah Kapitalisme
Stunting bisa diartikan sebagai pertumbuhan yang terhambat
akibat gizi buruk, entah itu gizi buruk pada ibu atau gizi buruk pada anak di periode
emas tumbuh kembangnya. Dalam pengertian yang lebih sempit, stunting kerap
dikaitkan dengan kekerdilan alias tinggi badan yang tidak normal pada anak.
akibat gizi buruk, entah itu gizi buruk pada ibu atau gizi buruk pada anak di periode
emas tumbuh kembangnya. Dalam pengertian yang lebih sempit, stunting kerap
dikaitkan dengan kekerdilan alias tinggi badan yang tidak normal pada anak.
Pemantauan Status Gizi (PSG) 2017 menunjukkan prevalensi balita
stunting di Indonesia masih tinggi, yakni 29,6% di atas batasan yang ditetapkan
WHO (20%). Penelitian Ricardo dalam Bhutta tahun 2013 menyebutkan balita
stunting berkontribusi terhadap 1,5 juta (15%) kematian anak balita di dunia
dan menyebabkan 55 juta anak kehilangan masa hidup sehat setiap tahun.
stunting di Indonesia masih tinggi, yakni 29,6% di atas batasan yang ditetapkan
WHO (20%). Penelitian Ricardo dalam Bhutta tahun 2013 menyebutkan balita
stunting berkontribusi terhadap 1,5 juta (15%) kematian anak balita di dunia
dan menyebabkan 55 juta anak kehilangan masa hidup sehat setiap tahun.
Kekurangan gizi dalam waktu lama itu terjadi sejak janin
dalam kandungan sampai awal kehidupan anak (1000 hari pertama kelahiran).
Penyebabnya karena rendahnya akses makanan bergizi. Sehingga ibu yang kurang nutrisi
di masa kehamilan dan laktasi akan sangat berpengaruh pada pertumbuhan tubuh dan
otak anak.Sehingga, anak lebih pendek dan memiliki keterlambatan dalam berpikir.
dalam kandungan sampai awal kehidupan anak (1000 hari pertama kelahiran).
Penyebabnya karena rendahnya akses makanan bergizi. Sehingga ibu yang kurang nutrisi
di masa kehamilan dan laktasi akan sangat berpengaruh pada pertumbuhan tubuh dan
otak anak.Sehingga, anak lebih pendek dan memiliki keterlambatan dalam berpikir.
Hasil Riskesdas 2013 menyebutkan kondisi konsumsi makanan
ibu hamil dan balita tahun 2016-2017 menunjukkan di Indonesia 1 dari 5 ibu
hamil kurang gizi, 7 dari 10 ibu hamil kurang kalori dan protein, 7 dari 10
Balita kurang kalori, serta 5 dari 10 Balita kurang protein, Depkes.go.id
(6/12).
ibu hamil dan balita tahun 2016-2017 menunjukkan di Indonesia 1 dari 5 ibu
hamil kurang gizi, 7 dari 10 ibu hamil kurang kalori dan protein, 7 dari 10
Balita kurang kalori, serta 5 dari 10 Balita kurang protein, Depkes.go.id
(6/12).
Stunting balita adalah bukti abainya penguasa terhadap
urusan rakyat. Penyebabnya bukan hanya karena masyarakat tidak memahami faktor
penyebab stunting. Akan tetapi juga karena akses masyarakat untuk mendapatkan
makanan bergizi, sangat sulit. Dari mulai harga kebutuhan pokok yang tinggi
serta ketidakmampuan masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang murah dan mudah.
urusan rakyat. Penyebabnya bukan hanya karena masyarakat tidak memahami faktor
penyebab stunting. Akan tetapi juga karena akses masyarakat untuk mendapatkan
makanan bergizi, sangat sulit. Dari mulai harga kebutuhan pokok yang tinggi
serta ketidakmampuan masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang murah dan mudah.
Kondisi masyarakat yang tidak sejahtera membuat mereka hidup
sulit dan miskin. Hal ini akan berdampak pada munculnya masalah baru seperti
gizi buruk, sanitasi dan asupan nutrisi yang tidak memadai. Efek domino
sehingga muncul balita kerdil dan memiliki masalah dalam keterlambatan
berpikir. Hal ini terjadi akibat penguasa setengah hati mengurusi rakyat.
sulit dan miskin. Hal ini akan berdampak pada munculnya masalah baru seperti
gizi buruk, sanitasi dan asupan nutrisi yang tidak memadai. Efek domino
sehingga muncul balita kerdil dan memiliki masalah dalam keterlambatan
berpikir. Hal ini terjadi akibat penguasa setengah hati mengurusi rakyat.
/Sejahtera Dalam Islam/
Berbeda dengan kapitalisme, salah satu bagian terpenting
dari syari’at Islam adalah adanya aturan-aturan yang berkaitan dengan jaminan
pemenuhan kebutuhan pokok bagi tiap individu masyarakat, baik berupa pangan,
pakaian, dan papan, serta lapangan pekerjaan. Islam mengatur urusan umat.
dari syari’at Islam adalah adanya aturan-aturan yang berkaitan dengan jaminan
pemenuhan kebutuhan pokok bagi tiap individu masyarakat, baik berupa pangan,
pakaian, dan papan, serta lapangan pekerjaan. Islam mengatur urusan umat.
Dalam hal memenuhi kebutuhan pokok ini Islam telah
mewajibkan kaum laki-laki untuk bekerja untuk mencukupi kebutuhan pokok
dirinya, sanak kerabatnya yang tidak mampu, serta isteri dan anak-anaknya. Penguasa memberi keluasan lapangan kerja.
Kebutuhan hidup rakyat terjamin, hak-hak mereka terpelihara.
mewajibkan kaum laki-laki untuk bekerja untuk mencukupi kebutuhan pokok
dirinya, sanak kerabatnya yang tidak mampu, serta isteri dan anak-anaknya. Penguasa memberi keluasan lapangan kerja.
Kebutuhan hidup rakyat terjamin, hak-hak mereka terpelihara.
Allah SWT berfirman,
وَعَلَى الْمَوْلُودِ لَهُ رِزْقُهُنَّ وَكِسْوَتُهُنَّ بِالْمَعْرُوفِ
لاَ تُكَلَّفُ نَفْسٌ إِلاَّ وُسْعَهَا
لاَ تُكَلَّفُ نَفْسٌ إِلاَّ وُسْعَهَا
“Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para
ibu dengan cara yang ma’ruf. Seorang tidak dibebani melainkan menurut kadar
kesanggupannya.”[Al-baqarah:233]
ibu dengan cara yang ma’ruf. Seorang tidak dibebani melainkan menurut kadar
kesanggupannya.”[Al-baqarah:233]
Pengadaaan dan jaminan terhadap kebutuhan mendasar ini akan
ditanggung sepenuhnya oleh negara, baik untuk orang miskin maupun kaya, muslim
maupun non muslim. Baitul Maal akan
menanggung pembiayaannya.
ditanggung sepenuhnya oleh negara, baik untuk orang miskin maupun kaya, muslim
maupun non muslim. Baitul Maal akan
menanggung pembiayaannya.
Begitupun dengan kesehatan. Pada masa Rasulullah SAW, beliau
pernah mendapat hadiah dari Muqauqis seorang dokter. Oleh Rasulullah SAW dokter
tersebut dijadikan sebagai dokter umum untuk seluruh rakyat. Tindakan Rasulullah saw dengan menjadikan
dokter tersebut sebagai dokter umum menunjukkan bahwa hadiah tersebut bukanlah
untuk kepentingan pribadi akan tetapi untuk kaum muslim dan negara.
pernah mendapat hadiah dari Muqauqis seorang dokter. Oleh Rasulullah SAW dokter
tersebut dijadikan sebagai dokter umum untuk seluruh rakyat. Tindakan Rasulullah saw dengan menjadikan
dokter tersebut sebagai dokter umum menunjukkan bahwa hadiah tersebut bukanlah
untuk kepentingan pribadi akan tetapi untuk kaum muslim dan negara.
Hal serupa terjadi pada Bani Ibnu Thulun di Mesir, yang
memiliki mesjid dilengkapi dengan tempat-tempat untuk mencuci tangan, lemari
tempat penyimpanan obat-obatan dan minuman, serta dilengkapi dengan ahli
pengobatan (dokter) untuk mengobati secara gratis kepada orang-orang yang
sakit.
memiliki mesjid dilengkapi dengan tempat-tempat untuk mencuci tangan, lemari
tempat penyimpanan obat-obatan dan minuman, serta dilengkapi dengan ahli
pengobatan (dokter) untuk mengobati secara gratis kepada orang-orang yang
sakit.
Pada masa kejayaan Islam, negara memfasilitasi dengan
membentuk lembaga wakaf (charitable trust) yang membangun banyak madrasah dan
fasilitas kesehatan bebas biaya. Faktor preventif ditegakkan sebelum melakukan
kuratif. Dalam sejarah Islam yang panjang, kedua faktor tadi mendapat perhatian
yang proporsional.
membentuk lembaga wakaf (charitable trust) yang membangun banyak madrasah dan
fasilitas kesehatan bebas biaya. Faktor preventif ditegakkan sebelum melakukan
kuratif. Dalam sejarah Islam yang panjang, kedua faktor tadi mendapat perhatian
yang proporsional.
Tidak akan terjadi stunting dalam Islam, sebab kebutuhan
dasar dijamin oleh penguasa. Umat terpenuhi hak-haknya. Tidak saja tercukupi pangan,
sandang dan papan. Akses untuk memperoleh layanan kesehatan pun dipermudah.
dasar dijamin oleh penguasa. Umat terpenuhi hak-haknya. Tidak saja tercukupi pangan,
sandang dan papan. Akses untuk memperoleh layanan kesehatan pun dipermudah.
Sebab penguasa dalam Islam bertanggung jawab pada Allah jika
umat tidak mendapat pengurusan yang baik. Umat yang sehat adalah umat yang akan
memperkuat negara. Menjadi bagian dalam kebangkitan umat dan Islam. Wallahu
‘alam bish showab.[]
umat tidak mendapat pengurusan yang baik. Umat yang sehat adalah umat yang akan
memperkuat negara. Menjadi bagian dalam kebangkitan umat dan Islam. Wallahu
‘alam bish showab.[]










Comment