Maharani Gita Maulida: Allah Memberikan Suka Duka Dan Nikmatilah Keduanya

Berita916 Views
Maharani Gita Maulida.[Dok/pribadi]
RADARINDONESIANEWS.COM,
JAKARTA – Usianya masih tergolong muda namun pandangan hidupnya sangat luar
biasa. Maharani Gita Maulida, gadis cantik, manis dan smart kelahiran Jakarta
24 Juli 1997 ini memandang hidup itu sebuah karuniaNya dalam satu paket baik
suka dan duka. Nikmati saja suka duka itu.
“Bagi Gita hidup
itu ada suka ada duka. Allah pun ngasih itu semua sepaket, dan pasti ada tujuan
dibalik itu semua. Jadi yaaa nikmatin aja senang dan sedihnya.” Ujar Gita
dalam wawancara via whatsaps, Selasa (19/12).
 


Gadis belia dan masih
berstatus mahasiswi semester III di sebuah Perguruan Tinggi di Jakarta ini
menambahkan, hidup adalah perjalanan bukan pelarian.

Dengan wajah oval
berbalut jilbab, Gita, begitu gadis manis berdarah campuran Betawi-Surabaya ini
biasa dipanggil, tampil elegan meski tanpa make up yang berlebihan. Alami bak
bunga di semak belukar yang tumbuh liar di taman namun memberi keindahan
sejati.
Anak pertama dari empat
bersaudara ini suka bicara apa adanya tanpa basa-basi namun tetap murah senyum
kepada siapa saja yang baru dikenalnya. Gita adalah sosok gadis yang mudah
bergaul dan memiliki banyak teman.
Kini Gita bekerja
sebagai Tata Usaha di sebuah Lembaga Pendidikan di bilangan Kemang Jakarta
Selatan. Kegiatan gadis manis dengan alis mata yang tajam sementara ini,
bekerja dan kuliah. Mengisi waktu senggang, Gita kerap membaca untuk
menyelaraskan hobinya. Buku-buku yang paling digandrungi adalah novel karna
memang dirinya sangat suka sastra. Katanya, Gita sangat suka dengan kata-kata
yang indah.
Bicara novel, Gita suka
dengan cerita yang bukan recehan alias melankolis tetapi novel yang berkelas
dengan alur cerita dan penulisan yang apik. Hmmm….
“Apalagi sama novel
Dilan, ceritanya tuh gak receh gitu. Asik pokoknya.” Gumam Gita
mengomentari novel yang dibacanya. Pidi Baiq, Chandra dan Tere Liye adalah para
penulis yang Gita acungkan jempol karena karya tulisnya sarat nilai sastra yang
aduhai.
Mau tahu warna kesukaan
Gita? Ternyata, gadis ranum yang selalu mengenakan jilbab ini sangat suka
dengan biru. Warna ini, katanya, seperti melihat langit – biru nan luas, megah
dan indah.
Berbeda dari kebanyakan
gadis sebayanya, Gita begitu bernafsu menjadi seorang guru Bahasa Indonesia.
Kata gadis yang senyumnya selalu merekah ini, dirinya ingin melestraikan Bahasa
Indonesia.
“Pengen jadi guru
bahasa indonesia yang melestarikan bahasa indonesia. Karna anak anak indonesia
harus dididik sedini mungkin agar bisa mencintai tanah airnya dan menghargai
bahasanya sendiri.” Imbuhnya menutup wawancara.[GF]

Comment