Inovasi Mahasiswa IUKQI Bogor Hadirkan Pendekatan Edukatif dan Menyenangkan
RADARINDONESIANEWS.COM, BOGOR — Suasana kelas XII IPS 2 di MA Al-Amin Cibening, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jumat (25/7/2025), tampak berbeda dari biasanya. Para siswa terlihat antusias mengikuti kegiatan uji coba media Bimbingan dan Konseling (BK) berbasis permainan edukatif yang diberi nama Ludo Konseling.
Kegiatan ini merupakan bagian dari kunjungan dan observasi yang dilakukan oleh Kelompok 1 Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam, Institut Ummul Quro Al-Islami (IUKQI) Bogor. Melalui media ini, mahasiswa ingin mengenalkan pendekatan baru dalam layanan bimbingan kelompok yang lebih interaktif, kreatif, dan menyenangkan.
Ketua Kelompok 1, Ranti Kha Nur Assiva, menyampaikan bahwa kehadiran mereka di sekolah bertujuan untuk menguji efektivitas media BK yang telah dirancang secara kolaboratif.
“Kami berharap Ludo Konseling bisa menjadi sarana yang menyenangkan bagi siswa dalam menggali potensi, menyelesaikan persoalan pribadi maupun sosial, serta merancang masa depan karier dan pendidikan mereka,” tutur Ranti.
Kepala MA Al-Amin, Supriadi, S.Ag., M.Pd., menyambut hangat kedatangan para mahasiswa. Ia mengapresiasi kreativitas mereka dalam mengembangkan media yang relevan dengan kebutuhan peserta didik saat ini.
“Saya sangat mendukung inisiatif seperti ini. Media konseling yang disajikan secara menyenangkan akan membuat siswa lebih terbuka dan aktif. Ini inovasi yang patut diapresiasi,” ujarnya.
Seluruh anggota kelompok, yakni Ranti Kha Nur Assiva, Adinda Puspita Sari, dan Dede Ismatullah, turut terlibat langsung dalam pelaksanaan kegiatan. Sementara itu, siswa-siswi kelas XII IPS 2 tampak antusias mengikuti permainan yang dirancang tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media refleksi dan diskusi.
Ludo Konseling menyajikan pertanyaan dan tantangan yang berkaitan dengan aspek pribadi, sosial, belajar, dan karier. Setiap langkah dalam permainan menjadi momen untuk saling berbagi dan belajar satu sama lain.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang penerapan teori yang dipelajari di bangku kuliah, tetapi juga menjadi kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung proses pendidikan yang lebih humanis dan solutif.
Melalui uji coba ini, para mahasiswa berharap dapat memperoleh masukan untuk pengembangan lebih lanjut, serta menjadikan Ludo Konseling sebagai media alternatif dalam layanan BK yang aplikatif dan berdampak positif di lingkungan sekolah.[]









Comment