Mesin PLTG Memasuki Masa Pemeliharaan, Manajemen Beban Terbatas dan Terencana Diterapkan

Daerah, Kep. Nias168 Views

RADARINDONESIANEWS.COM, GUNUNGSITOLI – Wujud nyata menjaga keandalan listrik di Kepulauan Nias, PT PLN (Persero) Batam akan lakukan kegiatan pemeliharaan (maintenance) Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) dari 8 – 11 Mei 2026.

Jelang kegiatan pemeliharaan ini, Manager PLN Batam, Aip Pradipta menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan sejumlah tenaga ahli dan komponen yang dibutuhkan untuk mempercepat proses pengerjaan.

“Selama pelaksanaan kegiatan pemeliharaan nantinya PT. PLN (Persero) akan melakukan managemen beban saat beban puncak di pagi hari mulai pukul 06.00 wib – 08.00 wib, dan di malam harinya dari pukul 19.00 wib – 21.00 wib,” terang Aip Pradipta kepada wartawan, Selasa (28/4/2026).

Sementara itu untuk menjaga aktivitas masyarakat dapat tetap berjalan saat pemeliharaan mesin PLTG, Asisten Manager Jaringan dan Konstruksi PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Nias, Lamris Rajagukguk mengungkapkan jika pihaknya akan menerapkan manajemen beban secara terbatas dan terencana, yakni dengan melakukan pemadaman bergilir.

Lebih lanjut disampaikan Lamris, untuk menjaga aktivitas masyarakat dapat tetap berjalan saat pemeliharaan mesin PLTG, PLN akan menyediakan mesin untuk memback up objek vital.

“Terdapat beberapa titik lokasi pelayanan publik dan objek vital yang akan kita back up dengan melakukan pemasangan sumber listrik cadangan, seperti di rumah sakit, bandara/pelabuhan, PDAM, layanan telekomunikasi, instansi pemerintah dan fasilitas publik lainnya,” ungkapnya.

Menurut Lamris, dengan penerapan pola yang demikian, jadwal pemadaman tidak akan memakan waktu yang terlalu lama, dan pelanggan PLN dapat kembali beraktivitas seperti rutinitas biasanya.

Dalam kesempatan tersebut, Manager PLN UP3 Nias, Leonard Tulus M. Panjaitan turut menambahkan bahwa pemeliharaan ini wajib dilakukan sebagai bentuk upaya untuk menjaga mesin tetap optimal.

“Ibaratnya kendaraan kita kalau seandainya secara terus menerus kita gunakan tentu dapat mengakibatkan kerusakan parah, nah untuk menghindari hal itu maka kita lakukanlah pemeliharaan,” ucap Leonard mengumpamakan.

Menurutnya, partisipasi masyarakat menjadi kunci penting dalam menjaga keseimbangan pasokan dan kebutuhan listrik selama masa pemeliharaan berlangsung.

“Melalui penghematan bersama, seperti mematikan peralatan listrik yang tidak digunakan, membatasi penggunaan alat berdaya besar pada jam beban puncak, serta menggunakan listrik secara bijak, kita dapat membantu memastikan pasokan listrik tetap tersedia dan mencukupi untuk seluruh pelanggan,” ujarnya.

“Harapan kita kedepannya setelah pelaksanaan pemeliharaan ini, kelistrikan kita di Kepulauan Nias dapat lebih handal lagi dan dapat melayani masyarakat dengan optimal,” tambah Leonard.

Atas pelaksanaan kegiatan pemeliharaan ini, orang nomor satu di Kantor PLN UP3 Nias itu turut menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan oleh pelanggan PLN.[]

Comment