OGP-E 2026 Hadirkan Sensasi Balap Kursi Kantor Digital di IDD PIK 2

RADARINDONESIANEWS.COM, TANGERANG – Jenama furnitur FIRM menggelar Office Grand Prix Electronic 2026 (OGP-E 2026) di Indonesia Design District (IDD) PIK 2, Tangerang, Sabtu (26/9/2026). Ajang balap kursi kantor pertama di Indonesia itu tahun ini hadir dengan konsep berbeda melalui kompetisi balap kursi berbasis digital bertajuk “Get Ready to Play!”.

OGP-E 2026 mengubah format kompetisi yang sebelumnya menggunakan arena fisik menjadi Best Lap Challenge. Dalam kompetisi tersebut, peserta ditantang mencatatkan waktu tercepat melalui simulasi digital hasil kolaborasi FIRM dengan studio game lokal Need for Seat by DeadLeg Studio.

Berbeda dari format balap berkelompok, kompetisi tahun ini menggunakan sistem single-player time attack. Setiap peserta berusaha mencatatkan waktu terbaik, sementara hasilnya dipantau secara langsung melalui live leaderboard.

Tiga peserta dengan catatan waktu tercepat berhak mendapatkan hadiah utama berupa kursi kerja ergonomis asal Jepang, Itoki by FIRM, dengan nilai mencapai belasan juta rupiah.

Menariknya, kompetisi tersebut terbuka untuk masyarakat umum dan tidak dipungut biaya pendaftaran.

Assistant Marketing Manager FIRM, Reno Budiman, mengatakan OGP-E 2026 dirancang untuk mempertemukan industri furnitur dengan dunia gaming yang dinilai memiliki irisan dalam kreativitas dan inovasi.

“Melalui OGP-E, kami mempertemukan dua dunia yang selama ini jarang berkolaborasi, yaitu furnitur dan gaming. Keduanya sama-sama lahir dari kreativitas dan inovasi,” ujar Reno.

Dia menambahkan, konsep Best Lap Challenge sekaligus menjadi ruang untuk menunjukkan potensi kolaborasi industri kreatif lokal dalam menghadirkan pengalaman baru bagi masyarakat.

“Melalui Best Lap Challenge, kami ingin menunjukkan bahwa kolaborasi industri kreatif lokal dapat menghadirkan pengalaman yang unik sekaligus membuktikan bahwa industri Indonesia terus berinovasi,” katanya.

Sementara itu, President Director Malka Indonesia, Zaky Makarim, mengatakan perubahan format dari balap fisik yang telah berlangsung sejak 2024 menjadi kompetisi digital berbasis leaderboard merupakan bagian dari perkembangan konsep showroom.

“Ini menunjukkan bagaimana showroom dapat berkembang menjadi ruang hidup tempat produk, teknologi, kreativitas, dan komunitas saling bertemu,” jelas Zaky.

Penyelenggaraan OGP-E 2026 juga menjadi bagian dari rangkaian Indonesia Design Week di IDD PIK 2. Pihak penyelenggara menargetkan lebih dari 100 peserta mengikuti kompetisi dan sekitar 300 pengunjung hadir di showroom.

Sementara itu, selama 10 hari penyelenggaraan Indonesia Design Week, jumlah pengunjung kawasan IDD PIK 2 diperkirakan mencapai sekitar 80.000 orang.

Melalui konsep balap digital tersebut, OGP-E 2026 tidak hanya menghadirkan kompetisi dengan format baru, tetapi juga menggabungkan produk furnitur, teknologi digital, industri kreatif, dan komunitas dalam satu rangkaian kegiatan di IDD PIK 2.[]

Comment