Panen Cabai Hasil Program Ketahanan Pangan di Desa Gazamanu Tembus 6 Ton

Daerah, Kep. Nias287 Views

RADARINDONESIANEWS.COM, NIAS – Pemerintah Kabupaten Nias melakukan aksi panen cabai merah hasil dari program ketahanan pangan. Kali ini, Jumat (14/11/2025), berlokasi di lahan milik Pemerintah Desa Gazamanu, Kecamatan Bawolato.

Dikesempatan tersebut Kepala Desa Gazamanu, Tri Bakti Lase melaporkan bahwa luas lahan ketahanan pangan yang telah ditanami cabai berkisar 0,75 hektar.

Kepala desa muda itu juga menyampaikan, untuk meningkatkan produksi hasil pertanian ini, pihaknya membutuhkan bantuan mesin cultivator dari Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Nias.

Foto : Kepala Desa Gazamanu, Tri Bakti Lase berkomitmen untuk mensukseskan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto melalui program ketahanan pangan

“Untuk menunjang hasil produksi hasil pertanian di Desa Gazamanu, sebelumnya telah disurvei jalan simpang Hiliuso menuju Desa Balale, namun karena efisiensi anggaran kita tidak mengusulkan pembangunannya,” ungkap Tri dihadapan Bupati Nias dan Ketua DPRD.

Namun kendati demikian, lanjut Tri, pihaknya akan terus berkomitmen mensukseskan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto melalui program ketahanan pangan dengan memanfaatkan sumberdaya yang ada.

Usai mendengarkan keluh kesah masyarakat Desa Gazamanu, Ketua DPRD Kabupaten Nias, Sabayuti Gulo menuturkan bahwa kehadiran pihaknya di lahan tersebut untuk memastikan program ketahanan pangan berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan.

Atas keberhasilan Pemerintah Desa Gazamanu mengolah lahan tidur ini, Sabayuti menyampaikan apresiasi yang tinggi. Menurutnya komoditi cabai sangat berpeluang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ketua DPRD Kabupaten Nias itu juga menyinggung terkait rencana pembangunan jalan simpang Hiliuso menuju Desa Balale. Sabayuti beralasan pembangunan jalan di tahun 2026 tidak ada karena efisiensi anggaran.

Bupati Nias, Ya’atulo Gulo mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada Pemerintah Desa Gazamanu yang tetap fokus mendukung program strategis pemerintah.

Pada kegiatan panen cabai ke lima kalinya ini, Ya’atulo mengungkapkan ada empat komoditi utama sesuai juknis tahun 2025 yaitu padi sawah, jagung, cabai dan pisang kepok. Ia pun berharap hal ini dapat diperluas jenis komoditinya.

“Kalau dengan lahan 0,75 hektar atau 4.600 batang dengan asumsi 2 kg per batang, ini sangat besar hasilnya. Dapat diperkirakan hasil panennya 6 ton, kali 50.000 rupiah saja, bisa mencapai 300 juta,” ucap Ya’atulo.

Kepada Pemerintah Desa Gazamanu, orang nomor satu di Kabupaten Nias itu berpesan agar hasil dari panen ini nantinya dipergunakan untuk penanaman berikutnya dan memperluas lahan.[]

Comment