Pasca Konflik Gaza Kepercayaan Dunia terhadap Israel Terus Menurun

Nasional46 Views

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA — Wakil Menteri Luar Negeri RI Anis Matta menilai kepercayaan dunia terhadap Israel terus menurun setelah perang di Gaza dan konflik bersenjata dengan Iran. Menurut dia, kegagalan Israel mencapai sejumlah target militer telah memengaruhi persepsi banyak negara terhadap kekuatan dan efektivitas militernya.

Pernyataan itu disampaikan Anis dalam Sajid Friday Morning Talk yang diselenggarakan Serikat Jurnalis Muslim Indonesia (Sajid) di AQL Islamic Center, Jakarta, Jumat (10/7/2026).

Diskusi dipandu Ketua Umum Sajid Bachtiar Nasir dan dihadiri para jurnalis Muslim.
Anis mengatakan operasi militer Israel di Gaza belum menghasilkan kemenangan seperti yang ditargetkan.

Menurut dia, Israel belum mampu menemukan seluruh jaringan terowongan Hamas maupun membebaskan para sandera melalui operasi militer.

“Sandera Israel yang kembali justru melalui kesepakatan dengan Hamas, bukan karena keberhasilan operasi militer. Semua target militernya tidak tercapai,” kata Anis.

Ia juga menilai serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 menjadi pukulan terhadap reputasi intelijen Israel. Peristiwa itu, menurut dia, memunculkan keraguan terhadap kemampuan sistem intelijen dan keamanan Israel yang selama ini dikenal kuat.

Anis mengatakan konflik kemudian meluas melalui operasi militer Israel terhadap Hizbullah dan berlanjut pada perang dengan Iran. Namun, menurut dia, perkembangan tersebut tidak mengubah penilaian dunia terhadap efektivitas strategi militer Israel.

Ia menambahkan, perang dengan Iran justru memunculkan kekhawatiran baru di negara-negara Teluk. Menurut Anis, sejumlah negara mulai mempertanyakan efektivitas payung keamanan yang selama ini diberikan Amerika Serikat di kawasan.
“Kalau pangkalan militer Amerika saja bisa menjadi sasaran serangan, tentu muncul pertanyaan mengenai seberapa efektif perlindungan keamanan itu,” ujarnya.

Anis mengatakan berbagai negara kini tengah mengevaluasi kembali strategi geopolitik mereka. Iran, negara-negara Teluk, hingga Amerika Serikat, menurut dia, sedang menghitung ulang langkah masing-masing menyusul dinamika konflik yang berkembang dalam beberapa waktu terakhir.

Menurut Anis, kondisi tersebut menunjukkan peta geopolitik Timur Tengah sedang mengalami pergeseran yang signifikan.

Menurunnya kepercayaan terhadap Israel serta berubahnya kalkulasi keamanan negara-negara di kawasan, kata dia, menjadi salah satu konsekuensi dari konflik yang hingga kini masih berlangsung.

Versi ini menggunakan diksi yang lebih lugas, menghindari pengulangan, serta mengikuti gaya penulisan berita Tempo dengan alur yang ringkas, berimbang, dan tetap mempertahankan seluruh substansi pernyataan narasumber.[]

Comment