RADARINDONESIANEWS.COM, GUNUNGSITOLI – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Nias bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Nias, Nias Utara dan Nias Selatan, matangkan serangkaian tahapan rencana pembangunan jaringan Listrik Desa (Lisdes).
Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen bersama antara PLN dan pemerintah daerah dalam memastikan akses listrik dapat dinikmati seluruh masyarakat, tanpa terkendala persoalan.
“Melalui program ABT Kementrian ESDM Tahun 2025, PLN menargetkan 38 titik pembangunan jaringan listrik desa yang tersebar di Nias, Nias Utara dan Nias Selatan dapat rampung tahun ini,” kata Manager PLN UP3 Nias, Leonard Tulus M. Panjaitan kepada wartawan, Kamis (29/1/2026).
Disampaikan Leonard, masing-masing daerah tersebut akan mendapatkan bagian pembangunan jaringan listrik desa, yakni di Kabupaten Nias terdapat 10 lokasi, Nias Selatan 7 lokasi, sementara di Nias Utara 21 lokasi.
“Pertemuan ini tentu menjadi langkah awal penguatan koordinasi antara PLN serta pemerintah daerah dalam mempercepat pemerataan listrik bagi desa terpencil dan tertinggal. Kami (PLN-red) akan terus melakukan upaya-upaya yang terbaik untuk menerangi hingga pelosok negeri,” ucapnya optimis.
Di akhir penyampaiannya, Leonard mengharapkan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat untuk turut membantu dengan memberikan akses kepada pihaknya saat menjalankan tugas. Menurutnya, PLN tidak akan mampu berjalan sendiri tanpa dukungan dari masyarakat.
“Kami sadar bahwa kami sangat terbatas, kiranya masyarakat juga turut membantu kami, mengizinkan tanamannya untuk kami tebang, sehingga tidak menggangu jaringan listrik kita di kemudian hari,” pinta Leonard penuh harap.[]









Comment