RADARINDONESIANEWS. COM, BEKASI — Persaudaraan Jurnalis Muslim Indonesia (PJMI) menyelenggarakan milad ke-14 di Desa Wisata Sumur Alet, Bekasi, Ahad (16/11/25).
Dalam kesempatan tersebut PJMI menegaskan langkah demi memperkuat identitas jurnalisme profetik di tengah kompetisi media yang kian keras.
Dalam sambutannya, Ketua Umum PJMI H. Ismail Lutan mengatakan, usia 14 tahun sebagai momen penting untuk melakukan konsolidasi.
“Milad ini bukan sekadar ritus perayaan tetapi momentum untuk meneguhkan kembali ciri khas yang membedakan PJMI dari organisasi jurnalis lainnya untuk komitmen terhadap jurnalisme profetik.”
Jurnalisme profetik menurutnya, sebagai pendekatan yang bertumpu pada nilai-nilai kenabian yakni penyampaian kebenaran secara jernih, pemilihan isu yang relevan dan bermanfaat, serta penolakan terhadap segala bentuk manipulasi informasi.
Dia menambahkan, prinsip verifikasi ketat—cek dan ricek—menjadi pilar utama model pemberitaan tersebut.
PJMI dalam kesempatan milad tersebut merilis tiga agenda strategis:
Pertama, penguatan literasi dan pelatihan jurnalistik bekerja sama dengan sejumlah lembaga mitra.
Kedua, peresmian PJMI Cabang Bekasi sebagai bagian dari perluasan jaringan organisasi.
Ketiga, peluncuran program PJMI Peduli, payung kegiatan sosial yang akan menyalurkan bantuan dan menginisiasi aksi-aksi kemanusiaan.
Dalam moment milad tersebut hadir para pendiri PJMI antara lain; Muhammad Antony, M.Si, dan Iwan Samariansyah, M.Si dan para pengurus dari berbagai wilayah.
Perayaan milad yang sederhana itu ditutup dengan pemotongan tumpeng dengan sebuah harapan dan masa depan organisasi.[]









Comment