TNI dan Warga Bangun Jembatan Darurat di Eragayam

Daerah, Papua73 Views

RADARINDONESIANEWS.COM, PAPUA — TNI bersama warga Distrik Eragayam, Kabupaten Mamberamo Tengah, Papua Pegunungan, bergotong royong membangun jembatan darurat tradisional untuk memulihkan akses transportasi yang terputus akibat bencana longsor.

Pembangunan jembatan dilakukan sebagai langkah cepat membuka kembali jalur utama penghubung antarwilayah, khususnya antara Distrik Kelila dan Distrik Eragayam. Akses tersebut sangat vital bagi mobilitas warga dan kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat setempat.

Longsor terjadi akibat curah hujan tinggi yang melanda wilayah tersebut dalam beberapa waktu terakhir. Merespons kondisi itu, Satgas Yonif 521/DY bergerak cepat bersama masyarakat membangun jembatan darurat dari material kayu sebagai solusi sementara agar warga dapat kembali beraktivitas.

Komandan Pos Satgas, Letda Inf Anggi Hardika, mengatakan pembangunan jembatan ini bertujuan membantu meringankan beban masyarakat, mengingat jalur tersebut merupakan akses utama bagi warga.

“Jembatan darurat ini dibangun agar aktivitas masyarakat tidak terhambat akibat putusnya jalan,” ujarnya, Sabtu (24/1/2026).

Apresiasi atas kepedulian TNI disampaikan Kepala Adat setempat, Larson Karoba, yang mewakili masyarakat Distrik Eragayam. Ia mengucapkan terima kasih kepada Satgas Yonif 521/DY, khususnya Pos Eragayam, atas bantuan pembangunan jembatan darurat tersebut.

“Kami sangat berterima kasih karena TNI telah membantu kesulitan masyarakat akibat longsor ini,” katanya.

Komandan Satgas Yonif 521/DY, Letkol Inf Rahadyan Surya Murdata, S.E., M.I.P., menegaskan pembangunan jembatan darurat dilakukan secara gotong royong sebagai bentuk kehadiran TNI di tengah masyarakat pedalaman Papua.

“Aksi ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI dalam membantu masyarakat agar aktivitas mereka kembali berjalan normal,” ujarnya.
Pembangunan jembatan darurat ini menjadi solusi sementara sambil menunggu perbaikan infrastruktur permanen dari pihak terkait.[]

Comment