UBN Hadiri Salat Gaib untuk Syekh Hamad di Istiqlal, Kenang Peran Besar Mantan Emir Qatar

Nasional31 Views

 

UBN Hadiri Salat Gaib untuk Syekh Hamad di Istiqlal, Kenang Peran Besar Mantan Emir Qatar

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Ketua Umum DPP Jalinan Alumni Timur Tengah Indonesia (JATTI) sekaligus Ketua Umum Serikat Jurnalis Muslim Indonesia (SAJID), Ustaz Bachtiar Nasir (UBN), menghadiri salat gaib untuk mendoakan mantan Emir Qatar, Syekh Hamad bin Khalifa Al Thani, di Masjid Istiqlal, Jakarta, Selasa (14/7/2026).

Salat gaib digelar sebagai bentuk penghormatan atas wafatnya tokoh yang dinilai berjasa membawa Qatar menjadi salah satu negara berpengaruh di kawasan Timur Tengah.

Salat gaib diikuti Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla, Duta Besar Qatar untuk Indonesia Sultan bin Mubarak Saad Al-Dosari, para ulama, serta tokoh masyarakat.

Seusai salat gaib, Bachtiar Nasir menyampaikan belasungkawa dan mengenang kepemimpinan Syekh Hamad. Menurut dia, almarhum meletakkan fondasi yang mengubah Qatar menjadi negara dengan posisi strategis dalam diplomasi internasional, pendidikan, dan media.

“Beliau telah meletakkan fondasi penting yang menjadikan Qatar memiliki peran strategis di tingkat internasional. Warisan kepemimpinannya tidak hanya dirasakan rakyat Qatar, tetapi juga memberi pengaruh bagi dunia Islam,” kata Bachtiar.

Bachtiar menilai salah satu warisan penting Syekh Hamad adalah penguatan soft power Qatar melalui diplomasi dan media. Di bawah kepemimpinannya, negara tersebut mampu memainkan peran yang lebih besar dalam berbagai isu regional maupun internasional.

Ia juga menyinggung lahirnya jaringan televisi Al Jazeera yang didukung Syekh Hamad pada pertengahan 1990-an. Menurut Bachtiar, media tersebut kemudian berkembang menjadi salah satu jaringan berita paling berpengaruh di dunia Arab.

Meski perjalanan Al Jazeera tidak lepas dari kritik, Bachtiar menilai hal itu tidak mengurangi kontribusi Syekh Hamad dalam membangun pengaruh global Qatar.

“Beliau meninggalkan jejak kepemimpinan yang kuat dalam memperkuat diplomasi, pendidikan, dan media. Semoga segala amal baiknya diterima Allah SWT dan menjadi inspirasi bagi para pemimpin Muslim untuk terus membangun kemaslahatan umat,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan belasungkawa atas nama pemerintah dan masyarakat Indonesia. Ia mendoakan agar almarhum memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT.

“Atas nama pemerintah dan segenap warga masyarakat bangsa Indonesia, kami mengucapkan rasa belasungkawa yang mendalam. Semoga almarhum mendapatkan tempat yang layak di sisi Allah SWT, diterima seluruh amal ibadahnya, diampuni segala dosanya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” kata Nasaruddin.

Menurut Nasaruddin, kepemimpinan Syekh Hamad tidak hanya membawa kemajuan bagi Qatar, tetapi juga memberi kontribusi terhadap perdamaian serta kerja sama di kawasan Timur Tengah dan dunia Islam.

Ia menambahkan, hubungan Indonesia dan Qatar saat ini terus berkembang melalui berbagai kerja sama yang memberikan manfaat bagi kedua negara.

Sementara itu, Duta Besar Qatar untuk Indonesia, Sultan bin Mubarak Saad Al-Dosari, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah dan masyarakat Indonesia atas penyelenggaraan salat gaib di Masjid Istiqlal.

“Terima kasih kepada seluruh undangan yang telah hadir di Masjid Istiqlal dan mendoakan almarhum Syekh Hamad bin Khalifa Al Thani. Ini merupakan sebuah kehormatan yang sangat besar bagi kami. Terlaksananya salat gaib di Masjid Istiqlal memiliki makna yang sangat mendalam bagi keluarga dan rakyat Qatar,” ujarnya.

Ia mengatakan perhatian dan doa dari pemerintah, para tokoh nasional, ulama, serta masyarakat Indonesia menjadi cerminan eratnya hubungan persahabatan antara Indonesia dan Qatar yang telah terjalin selama ini.[]

Comment