RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA — Universitas Islam As-Syafi’iyah (UIA) Jakarta menggelar program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Kelurahan Kampung Melayu, Jakarta Timur, 31 Juli–3 Agustus 2025. Kegiatan ini berfokus pada penguatan kecerdasan emosional (EQ), sanitasi diri, dan pemasaran digital bagi para pengurus bank sampah.
Sebanyak 41 pengurus bank sampah dari empat RW—02, 03, 07, dan 08—mengikuti pelatihan intensif yang melibatkan unsur dosen dan mahasiswa. Tim PkM dipimpin Prof Dr Ir Iffah Budiningsih, MM, dengan anggota dosen Widio Rijanto, S.Kom, M.MSi, dan Dr Syarifah, M.Pd, serta mahasiswa Ade Rifki dan Airine Meidiana Eka Putri.
“Program ini kami rancang dalam lima tahap, mulai koordinasi dan sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, hingga evaluasi dan keberlanjutan,” kata Iffah, Sabtu (14/9/2025).
Pelatihan diawali pre-test untuk memetakan pemahaman peserta. Hasil awal menunjukkan skor rata-rata 3,32 untuk EQ, 3,37 untuk sanitasi diri, dan 3,33 untuk pemasaran digital—kategori cukup baik namun perlu peningkatan. Materi pelatihan mencakup kesadaran diri, pengendalian emosi, motivasi, empati, kolaborasi, serta teknik sanitasi dan pemasaran digital. Pemateri berasal dari Lembaga Bimbingan Konseling, Fakultas Ilmu Kesehatan, dan Fakultas Teknik Prodi Informatika UIA.
Pada akhir pelatihan, post-test mencatat kenaikan signifikan: pemahaman EQ meningkat 28 persen, sanitasi diri 41 persen, dan pemasaran digital 23 persen. Rata-rata skor EQ mencapai 203, melampaui batas “sangat tinggi” yang ditetapkan pada skor 200. Penilaian peserta terhadap kegiatan ini juga positif, dengan skor kepuasan 4,43.
“Kami berharap peningkatan kapasitas ini berdampak pada keterampilan dan produktivitas pengelolaan bank sampah sehingga lingkungan di empat RW ini semakin bersih dan sehat,” ujar Iffah.
Kegiatan PkM ini didanai Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Tahun Anggaran 2025.[]














Comment