Warga Jember Ini Kepung 3 Investor Asal Cina, Menolak Keras Tambang Emas
RADARINDONESIANEWS.COM, JEMBER – Kekesalan warga yang menolak tambang emas di Kecamatan Silo, Jember, Jawa Timur, memuncak. Mereka pun mengepung serombongan investor asal Cina berikut sejumlah pendamping.
Rombongan itu terdiri dari tiga investor asal Cina dan 5 WNI yang berasal dari berbagai daerah. Bergerak cepat, aparat kepolisian berhasil mengamankan ketiga investor Cina tersebut, mereka dikepung warga Desa Pace, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Rabu (5/12/2018).
Seperti yang dilansir laman Beritajatim.com, Tiga investor itu adalah Liu Guo Yong (54), Tong Zhiyang (46), dan Yu Haiyang (34).
Polisi juga mengamankan lima orang WNI dari amarah warga, yakni Anang Maulana Yusuf Yulianto (35), warga Jakarta Timur; Aulia Mustika Akbari (29), warga Surabaya; Mohammad Dani Hardiyanto (35), warga Surabaya; Dwi Yuda Wahyu (26), warga Magelang; dan Ahmad Fauzi (39), warga Jember.
Mereka berombongan masuk dengan tiga mobil, yakni Honda CRV warna hitam bernomor polisi B 1723 BJB, Toyota Innova warna hitam L 1623 IV, dan Toyota Xenia warna putih L 1963 PS.
“Kurang lebih 500 orang penduduk setempat menghadang karena menduga mereka akan melakukan pengecekan lokasi tambang di wilayah Pace,” kata Kepala Kepolisian Resor Jember Ajun Komisaris Besar Kusworo Wibowo.
Urusan tambang emas memang sensitif. Warga Silo menolak keras jika ada penambangan emas di daerah tersebut. Kusworo memimpin langsung evakuasi delapan orang itu dengan mengerahkan satu satuan setingkat peleton pengendalian massa, satu unit Reserse Mobil Timur, dan satu unit Satuan Intelijen untuk mengamankan situasi. Red/HW
*Sumber : Beritajatim.com










Comment