Yayasan Pilar Ilmu Subang Santuni 20 Anak Yatim dan Dhuafa dengan Perlengkapan Sekolah

Daerah, Subang36 Views

RADARINDONESIANEWS.COM, SUBANG – Yayasan Pilar Ilmu Subang menyelenggarakan kegiatan santunan bagi 20 anak yatim dan dhuafa di Kampung Krajan Tengah, RT 16/RW 03, Desa Sindangsari, Kecamatan Cikaum, Kabupaten Subang, Rabu  (1/7/2026). Kegiatan tersebut dipimpin oleh Ketua Panitia, Ustadz Nana Mulyana, dengan dukungan para donatur dan masyarakat setempat.

Kegiatan ini bertujuan membantu memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak menjelang tahun ajaran baru sekaligus memperkuat kepedulian sosial dan semangat berbagi di tengah masyarakat.

Paket bantuan yang diberikan meliputi tas sekolah, buku tulis, alat tulis, serta perlengkapan belajar lainnya. Panitia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban keluarga penerima sekaligus memotivasi anak-anak untuk terus belajar dan meraih cita-cita.

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan doa bersama, sambutan Ketua Panitia, penyerahan santunan secara simbolis, pembagian bantuan kepada seluruh penerima, serta ditutup dengan silaturahmi antara panitia, donatur, dan warga.

Ketua Panitia, Ustadz Nana Mulyana, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran kegiatan tersebut. Menurut dia, bantuan yang diberikan bukan sekadar perlengkapan sekolah, melainkan bentuk ikhtiar untuk menumbuhkan semangat belajar serta memberikan harapan kepada anak-anak yatim dan dhuafa.

“Alhamdulillahirabbil ‘alamin, Allah memberikan kemudahan sehingga kegiatan ini dapat terlaksana. Semoga setiap buku, pensil, pulpen, dan perlengkapan sekolah yang diberikan menjadi penyemangat bagi anak-anak dalam menuntut ilmu. Kami meyakini bahwa membantu mereka memperoleh pendidikan merupakan amal yang mulia di sisi Allah SWT,” ujar Nana.

Ia juga mengapresiasi seluruh donatur, relawan, dan masyarakat yang telah berpartisipasi menyukseskan kegiatan tersebut.

“Keberhasilan kegiatan ini merupakan buah dari kebersamaan dan kepedulian. Semoga Allah SWT membalas seluruh kebaikan para donatur dengan rezeki yang halal dan berkah, kesehatan, serta menjadikan amal ini sebagai pemberat timbangan kebaikan di akhirat,” katanya.

Suasana haru terlihat saat bantuan diserahkan kepada para penerima. Senyum anak-anak dan rasa syukur dari keluarga yang hadir mewarnai jalannya kegiatan. Warga berharap program santunan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin sehingga semakin banyak anak yatim dan dhuafa yang memperoleh manfaat.

Menurut panitia, liburan sekolah menjadi momentum yang tepat untuk menumbuhkan kepedulian sosial. Selain membantu memenuhi kebutuhan pendidikan, kegiatan tersebut diharapkan dapat mempererat ukhuwah Islamiyah serta mengajak masyarakat membiasakan diri berbagi kepada sesama.

Panitia menutup kegiatan dengan doa agar bantuan yang diberikan membawa keberkahan bagi para donatur dan menjadi penyemangat bagi anak-anak yatim dan dhuafa untuk terus belajar, berakhlak mulia, serta meraih masa depan yang lebih baik.[]

Comment