YPWI dan Wahdahedumgaz Gelar Pelatihan Jurnalistik untuk Guru di Makassar

Daerah, Sulsel2506 Views

 

RADARINDONESIANEWS.COM, MAKASSAR — Yayasan Pesantren Wahdah Islamiyah (YPWI) Makassar menyelenggarakan pelatihan jurnalistik bagi para guru sekolah dan pembina pondok pesantren di lingkungan Wahdah Islamiyah. Kegiatan ini merupakan pelatihan perdana sejak diluncurkannya media internal Wahdahedumgaz.

Pelatihan berlangsung di Aula Utama PAUD Wihdatul Ummah, Jalan Abdullah Dg Sirua No. 52 J, Makassar, dengan diikuti sekitar 20 peserta dari berbagai sekolah dan pondok pesantren di bawah naungan YPWI.

Ketua YPWI, Ir. H. Nursalam Siradjuddin, M.Pd., menyampaikan harapannya agar pelatihan ini dapat meningkatkan kapasitas para guru dalam menulis berita dan artikel seputar kegiatan pendidikan yang mereka laksanakan. “Harapannya, setelah pelatihan ini, para peserta bisa lebih percaya diri dalam memberitakan kegiatan sekolah dan pondoknya. Ini penting agar lembaga pendidikan kita semakin dikenal luas oleh masyarakat,” ujarnya.

Dalam pelatihan ini, panitia menghadirkan dua narasumber utama dari kalangan praktisi media. Irfan Abdul Gani, pendiri PilarIndonesia.com sekaligus mantan jurnalis di media nasional seperti Tempo, Gatra, dan Viva, menyampaikan materi seputar dasar-dasar jurnalistik, jenis berita, serta teknik menulis berita secara efektif.

Sementara itu, Anwar Aras—pendiri dan pengelola berbagai media internal Wahdah Islamiyah, seperti Majalah Al-Bashirah, Tabloid Wahdah, Wahdah FM, dan Mekkah AM—mengulas tentang pentingnya peran media dalam membangun citra positif sekolah dan pondok pesantren. Ia juga menjabat sebagai pemimpin redaksi UmmatTV Group dan Wahdahedumgaz.

Kedua narasumber tersebut merupakan anggota aktif dari Persaudaraan Jurnalis Muslim Indonesia (PJMI), baik di tingkat pusat maupun daerah.

Salah satu peserta, Rahmat, S.Hut., M.Pd., dari Pondok Pesantren Wahdah Putra Bilayya, Gowa, mengungkapkan rasa syukurnya atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia berharap, materi yang diperoleh dapat diterapkan untuk meningkatkan kualitas publikasi kegiatan di pondok yang dia bina.

“Pelatihan ini sangat membuka wawasan. Kami ingin kegiatan di pondok kami lebih sering diberitakan agar dikenal dan bisa menjadi inspirasi bagi masyarakat luas,” katanya.

Pelatihan ini menjadi langkah awal bagi YPWI untuk membangun kapasitas media internal lembaga dan mendorong budaya literasi serta komunikasi publik yang lebih baik di lingkungan pesantren.[]

Comment