by

10 Malam Terakhir Jangan Disia-siakan

-Opini-39 views

 

 

Oleh: Ummu Zahra, Ibu Rumah Tangga

__________

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA — Marhaban Ya Ramadhan
Alhamdulillah atas rahmat Allah Swt kita dapat merasakan nikmat beribadah pada bulan suci Ramadan. Tahun ini kita dipertemukan dengan bulan Ramadan yang mulia, yang penuh dengan berkah dan ampunan dari Allah Swt. Bulan dimana Allah melipatgandakan amalan baik dan mengampuni dosa-dosa yang telah lalu jika kita bersungguh-sungguh meraihnya. Bulan dimana Allah menutup rapat pintu neraka, membuka lebar pintu surga dan membelenggu setan yang terkutuk. Rasulullah saw bersabda:

“Jika telah datang bulan Ramadan, pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu” (Muttafaqun ‘alaihi).

Dari Abu Hurairah ra. Rasulullah saw bersabda: “Barang siapa yang melaksanakan puasa Ramadan dengan keimanan dan keikhlasan, maka diampuni dosanya yang telah berlalu” ( HR Bukhari dan Muslim).

Bulan Ramadan yang menyapa hanya satu bulan dalam seahun ini, di dalam nya terdapat pula malam yang membawa berkah, malam yang penuh kemuliaan, malam diturunkannya Al-quran, malam yang lebih baik dari seribu bulan. Allah Swt berfirman yang artinya:

“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-quran) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.” (QS. Al-Qadr: 1-5).

Masya Allah, bulan Ramadan adalah bulan dimana Allah yang maha pengasih, lebih mengasihi lagi makhluknya, Allah yang maha penyayang, lebih menyayangi lagi makhluknya. Begitupun dengan kekasihnya Rasulullah saw yang dermawan, akan lebih dermawan lagi pada saat bulan ramadhan.

Dari Ibnu Abbas ra. menceritakan bahwa Rasulullah saw adalah orang yang paling dermawan. Dan beliau lebih dermawan lagi di bulan Ramadan saat beliau bertemu Jibril, Jibril menemuinya setiap malam untuk mengajarkan Al-quran. Dan kedermawanan Rasulullah saw melebihi angin yang berhembus” (HR Bukhari).

Diriwayatkan dari jalur Abu Hurairah, Rasulullah saw bersabda:

“Setiap amalan kebaikan anak Adam (manusia) akan dilipatgandakan dengan 10 kebaikan yang semisal hingga 700 kali lipat”.

Allah Swt berfirman: “kecuali amalan puasa. Amalan puasa tersebut adalah untuk-Ku. Aku sendiri yang akan membalasnya. Disebabkan dia telah meninggalkan syahwat dan makanan karena-Ku. Orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kebahagiaan yaitu kebahagiaan ketika dia berbuka dan kebahagiaan ketika berjumpa dengan Rabbnya. Sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum disisi Allah daripada bau minyak kasturi.” (HR Bukhari)

Tidaklah patut bagi kita menyia-nyiakan bulan yang penuh rahmat dan ampunan Allah dengan amalan yang biasa-biasa saja, apalagi mengabaikannya. Sebagian dari kita yang menyibukkan diri tanpa sempat mengharapkan ampunan dan rahmat Allah karena urusan dunia yang tiada habisnya, akan menjadi salah seorang yang merugi di bulan Ramadan. Rasulullah saw bersabda:

“Celakalah seorang yang mendapati bulan Ramadhan, kemudian Ramadhan berlalu dalam keadaan dosa-dosanya belum diampuni” (HR Ahmad).

Naudzubillahi min dzalik, semoga kita tidak menjadi salah seorang yang merugi diakhir bulan Ramadan dan menjadi salah satu dari hamba Allah yang mendapatkan ampunan dan ridho-Nya. Ramadan akan segera meninggalkan kita.

Semoga di akhir bulan Ramadan ini kita menjadi hamba yang lebih bertakwa, istiqomah dalam memperbanyak amalan di bulan yang akan datang. Dan menyambut bulan Ramadan tahun nanti dengan iman yang lebih baik. Aamiin yaa rabbala’lamin. Wallahualam bishshawab.[]

Comment

Rekomendasi Berita