212 HRS Datang? Tim Penjemputan Kedatangan HRS Gelar Konpres

Berita1125 Views
Foto/Nicholas/radarindonesianews.com
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Tim penjemputan kedatangan Habieb Rizieq Shihab (HRS) gelar acara konperensi pers di kantor Advokat Eggi Sudjana partners, bilangan Tanah Abang Jakpus pada sabtu (10/2) siang tadi. Jakarta
Panitia penyambutan Imam Besar HRS merupakan suatu kesepakatan yang sempat dinyatakan saat Mukernas persaudaraan Alumni 212, yang sebelumnya Presidium Alumni 212, yang menurut pengertian awalnya bila alumni dihilangkan menghilangkan sejarah itu sendiri, demikian ungkap Eggi Sudjana SH MH menjelaskan pada awak media.
“Bagi yg tidak ikut pada 212, dimana suasana ke-Islamannya tercover dalam itu. Maka itu kata Presidium diganti dengan kata persaudaraan,” ucapnya.
“Adapun itikadnya berawal guna membangun ‘sangka baik’”, jelas Eggi.
“Jokowi hadir pada 2 bulan 12, Wiranto, Panglima, Kapolri dan jajaran hadir,” paparnya, seraya menambahkan bahwa konteks alumni juga alumni.
“Mereka unsur Pemerintah, sedang kita unsur rakyat,” sambung Eggi melanjutkan.
Maka itulah, celetuk Eggi menyampaikan dengan kerendahan hati juga memohon agar pihak Pemerintah juga ‘sangka baik’.
“Alumni persaudaraan ini kekuatan besar umat. Maka itu sangka baik lah, lalu kemudian kedua dimana adanya empati,” tambah Eggi.
“Setelah berempati timbullah solidaritas,” paparnya.
“Dalam mukernas 25-28 Januari, satu keputusannya adalah karena animo besar dari umat ingin habib pulang,” jelasnya.
“Bukan Habieb kepingin pulang dilindungi dan sebagainya, kenapa tgl 21? Karena bertepatan saja sama jargon 212. Tanggal 21 bulan Februari, setelah dikukuhkan saya sebagai ketua PPIB tadi,” tandas Eggi.
Sedangkan, tentang kepulangan itu sendiri, tentunya banyak pendapat dari kalangan kita, baik juga dari sekelompok orang begitu besar jumlahnya.”Kita tidak bisa, mau berkeinginan pulangnya Habieb, namun juga menyangkut perasaan, privasi, hati dari Habieb itu sendiri,” jelasnya.
Dalam konteks ini pendukung, dan yang setia sama Habieb, menurutnya sudah tentu pasti akan bela habis habisan, namun pada sisi yang lain ada yang anti pada Habieb yang tentunya tidak menginginkan kehadirannya.
“Maka akan ada konflik horizontal, bagi saya sebagai aktivis sangat senang. Namun dengan posisi saya selaku lawyer tentunya tidak akan senang terjadinya konflik kareba berbenturan dengan hukuim,” urai pengacara kondang itu.
Menambahkan, Slamet Maarif, selaku bantuan hukum menambahkan bahwa Formulasinya kembalikan pada HRS, dan serahkan kembali pada saya. Akan serahkan dengan istiqorah, karena kebetulan sekarang dekat dengan ka’bah.
“Pesan beliau pada saya jangan sampai ada satu tetes darah yang tumpah. Kalau terjadi lagi, maka ini akan menjadi beban sejarah yang tidak baik,” ungkap Slamet
“Kita bersepakat makanya disini untuk konpres, bagaimana kedepan suasana yang kondusif agar tidak terjadi hal hal yang tidak kita inginkan,”
Nampak saat jumpa pers turut hadir pula selain Eggi Sudjana, yakni Eki Pitung, Razman Nasution, dan Ibu Elly yang juga merupaan lawyer
Kemudian Eki Pitung, selaku tokoh muda asli Betawi mengatakan kalau baginya, dan para ulama sejauh ini sudah merasa sangat rindu pada beliau, dan kami atas nama alumni 212 tentunya tidak ingin ada benturan.
“Dalam konteks hukum selaku warga negara Indonesia, bahwa Insyaallah kepulangan beliau ke tanah air, kerinduan dan salah satu hak beliau selaku WNI, juga bagian persatuan umat Islam,” paparnya.
“Kita semua wajib mendukung, stabilitas nasional. Beliau selaku tokoh, guru, imam besar kami,” tukas Eki
“Rindu amat sangat, ulama yang tidak akan beliau menanggung. Kita akan bersatu padu menyambut kedatangan beliau disini, mari bersama sama menjemput Imam besar kita.”Karena ulama yang dicintai umatnya, beberapa kali sudah diminta untuk kembali ke Indonesia,” tambah Eki.
“Beliau sudah beberapa x Istiqorah di sana. Maka bila terjadi sesuatu yang tidak kondusif, maka itu kami minta demi kemasyalahatan menyambut kedatangan Imam Besar kita,” tutupnya.[Nicholas]

Comment