RADARINDONESIANEWS.COM, GAZA – Sebuah serangan mematikan kembali mengguncang militer Israel (IDF) setelah tujuh tentaranya tewas dalam insiden ledakan bom yang diklaim dilakukan oleh Brigade Al-Qassam, sayap militer Hamas, di Khan Younis, Gaza, Selasa (24/6/2025).
Sebuah kendaraan lapis baja tempur milik IDF jenis Puma Combat Engineering Vehicle hancur setelah bom diledakkan dari jarak dekat oleh seorang militan Hamas. Bom diduga dimasukkan langsung ke dalam kendaraan, menyebabkan ledakan besar dan kebakaran hebat yang menewaskan seluruh awak kendaraan.
Korban tewas adalah 7 tentara Israel dari Batalyon Teknik Tempur ke-605, yang rata-rata masih berusia muda. Berikut daftar nama dan jabatan mereka:
1. Letnan Matan Shai Yashinovski (21 tahun)
2. Sersan Staf Ronel Ben-Moshe (20 tahun)
3. Sersan Staf Niv Radia (20 tahun)
4. Sersan Ronen Shapiro (19 tahun)
5. Sersan Shahar Manoav (21 tahun)
6. Sersan Maayan Baruch Pearlstein (20 tahun)
7. Sersan Staf Alon Davidov (21 tahun)
Serangan terjadi di dekat Khan Younis, wilayah selatan Jalur Gaza, yang saat ini masih menjadi wilayah konflik antara Israel dan kelompok bersenjata Palestina.
Peristiwa tragis ini berlangsung pada Selasa pagi, 24 Juni 2025, saat kendaraan tersebut tengah menjalankan misi militer di area konflik.
Serangan ini merupakan bagian dari perlawanan bersenjata yang terus dilancarkan oleh Brigade Al-Qassam terhadap kehadiran militer Israel di Gaza. Hamas mengklaim bahwa aksi ini merupakan bentuk pembalasan atas serangan IDF sebelumnya dan untuk mempertahankan wilayah mereka dari pendudukan.
Menurut investigasi awal IDF, seorang militan Hamas mendekati kendaraan Puma yang tengah berhenti, dan dalam hitungan detik, meletakkan bom ke dalam celah ventilasi kendaraan tersebut.
Ledakan terjadi seketika, menewaskan seluruh prajurit di dalamnya. Upaya evakuasi dengan helikopter dilakukan, namun seluruh korban telah gugur di lokasi.[]









Comment