Bawaslu Nias Perkuat Lembaga, Serap Saran untuk Demokrasi yang Sehat dan Berkualitas

Daerah, Kep. Nias651 Views

RADARINDONESIANEWS.COM, GUNUNGSITOLI – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Nias menggelar kegiatan penguatan kelembagaan pengawasan Pemilu dengan tema “Sinergi bersama dalam menguatkan peran Bawaslu menuju lembaga yang Modern, Adaptif, dan Informatif”.

Langkah ini diambil Bawaslu Kabupaten Nias untuk meningkatkan kualitas pengawasan serta mempersiapkan tahapan demokrasi di masa depan yang lebih baik.

Acara yang berlangsung di Mulia 1808, Jalan Diponegoro 279, Tohia, Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara, Senin (27/10/2025), tampak dihadiri tokoh lintas agama, perwakilan Pemerintah Kabupaten Nias, perwakilan perguruan tinggi, perwakilan organisasi mahasiswa serta para undangan lainnya.

Anggota Bawaslu Kabupaten Nias, Syawalman Karim Waruwu selaku Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat mengatakan bahwa untuk terus memperkuat peran pengawasan, pihaknya memerlukan evaluasi dari berbagai lapisan masyarakat.

“Kami sangat mengharapkan peran dari peserta yang hadir pada hari ini untuk mengevaluasi kerja-kerja Bawaslu Kabupaten Nias selama ini. Hal ini nantinya juga akan sebagai catatan bagi kami untuk menghadapi pemilu tahun 2029,” ujar Syawalman.

Pernyataan tersebut kemudian turut diperkuat Ketua Bawaslu Kabupaten Nias, Adirman Mendrofa menjelaskan jika sinergi dengan berbagai lapisan elemen masyarakat menjadi fondasi kuat bagi pihaknya untuk menjalankan pengawasan.

Meski saat ini tengah berada dalam non tahapan, terang Adirman, pihaknya terus melakukan sosialisasi pengawasan di tingkat sekolah menengah atas dan terus melakukan uji petik disejumlah titik.

Dikesempatan tersebut Adirman juga menyinggung terkait perbaikan, dan pengawasan agar Pemilu 2029 berlangsung lebih demokratis dan menjaga eksistensi lembaga sebagai jawaban atas tuntutan reformasi.

“Dengan penguatan kelembagaan ini, Bawaslu Kabupaten Nias berharap dapat mewujudkan integritas pemilu dan memberikan pengawasan yang lebih profesional demi terciptanya demokrasi yang sehat dan berkualitas,” pungkas Adirman.

Dalam pertemuan ini, Bawaslu Kabupaten Nias menghadirkan tiga narasumber, antara lain :

– Saut Hamonangan Sirait (Anggota DKPP RI 2012-2017) dengan materi “Strategi penguatan kode etik penyelenggara Pemilu”

– Aprizal Harahap (Tenaga Ahli DPR RI) dengan materi “Strategi penguatan kelembagaan pengawas pemilu di era digital”.

– Asmar Apandi Nasution dengan materi “Evaluasi penyelenggaraan pemilu 2024 dan penguatan Bawaslu kedepan pasca putusan MK RI Nomor 135/PUU-XXII/2024”.[]

Comment