RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Untuk meningkatkan kualitas tulisan, penulis, jurnalis dan pegiat literasi tidak boleh menganggap sepele terkait penulisan kata depan atau imbuhan di dalam sebuah karya tulis.
Dalam praktik penulisan bahasa Indonesia, kesalahan penggunaan kata depan di masih sering ditemukan, terutama ketika berhadapan dengan kata “akhir” dan “akhiri”.
Sekilas tampak mirip, tetapi keduanya memiliki fungsi dan aturan penulisan yang berbeda.
Pertama, mari kita pahami kata “akhir”. Kata ini termasuk keterangan tempat atau waktu (posisi), misalnya dalam kalimat di akhir acara, di akhir tahun, atau di akhir cerita.
Karena berfungsi sebagai keterangan, maka di dalam konteks ini adalah kata depan, sehingga penulisannya harus dipisah. Dengan demikian, bentuk yang benar adalah:
di akhir (benar)
diakhir (salah)
Kesalahan penulisan “diakhir” sering terjadi karena anggapan bahwa semua bentuk di harus digabung. Padahal, dalam kaidah bahasa Indonesia, di sebagai kata depan selalu ditulis terpisah.
Kedua, kita beralih ke kata “akhiri”. Kata ini merupakan kata kerja (verba) yang berarti “mengakhiri sesuatu”. Dalam konteks ini, di berfungsi sebagai imbuhan (awalan) yang membentuk kata kerja pasif.
Karena di- adalah imbuhan, maka penulisannya harus digabung dengan kata dasarnya. Contohnya:
diakhiri (benar)
di akhiri (salah)
Misalnya dalam kalimat: Acara tersebut diakhiri dengan doa bersama. Kata “diakhiri” jelas menunjukkan tindakan, bukan tempat.
Dari penjelasan ini, dapat disimpulkan bahwa kunci membedakan keduanya terletak pada fungsi katanya:
Jika menunjukkan tempat atau waktu, maka gunakan bentuk terpisah: di akhir.
Jika menunjukkan tindakan (kata kerja pasif), maka gunakan bentuk gabung: diakhiri.
Memahami perbedaan ini penting, terutama bagi penulis, jurnalis, maupun pelajar, agar tulisan yang dihasilkan sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar.
Kesalahan kecil seperti ini bisa memengaruhi kredibilitas tulisan, apalagi dalam karya ilmiah atau publikasi media.
Jadi, mulai sekarang, pastikan Anda tidak lagi keliru menulis “di akhir” dan “diakhiri”. Perhatikan fungsi katanya, dan gunakan sesuai aturan.[]



Comment