Zohran Mamdani Menang Telak, Imam Shamsi Ali: Politik Status Quo Mulai Runtuh

Internasional3341 Views

 

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA — Kemenangan Zohran Mamdani dalam pemilihan calon walikota New York dari Partai Demokrat mengguncang peta politik Amerika Serikat. Mengalahkan Andrew Cuomo—tokoh kuat dari dinasti politik ternama dan didukung penuh oleh elite partai serta konglomerat—Zohran muncul sebagai simbol perlawanan terhadap politik lama yang usang. Imam Shamsi Ali menyebutnya sebagai “momen pembalik arah sejarah politik global.”

“Ini bukan sekadar kemenangan kandidat baru, tapi pukulan telak terhadap sistem yang terlalu lama dikuasai oleh oligarki dan kekuasaan warisan,” tegas Shamsi dalam rilis, Rabu (2)7/25).

Zohran, yang sebelumnya hanya dikenal sebagai anggota legislatif muda, berhasil menumbangkan dominasi status quo hanya dengan dukungan akar rumput—tanpa dana besar, tanpa restu elite.

Kemenangan ini, lanjut Shamsi, membangkitkan kembali kepercayaan generasi muda terhadap dunia politik. Fakta bahwa lebih dari 6.000 anak muda mendaftarkan diri sebagai calon legislatif setelah kemenangan Zohran, menunjukkan efek domino dari gerakan ini.

“Politik bukan lagi milik kaum berduit, tapi milik mereka yang punya nyali dan integritas,” katanya.

Zohran juga berani tampil terbuka sebagai Muslim—di tengah sentimen Islamofobia dan di kota dengan populasi Yahudi terbesar di luar Israel. Ia tak gentar mempertahankan identitas dan keyakinannya, bahkan menyuarakan dukungan terhadap Palestina secara tegas.

“Di saat banyak politisi justru menyembunyikan atau memperjualbelikan identitas Islamnya, Zohran tampil apa adanya,” ujar Shamsi.

Direktur Jamaica Muslim Center Kota New York ini mengatakan, kemenangan ini juga membuktikan bahwa politik bisa bersih dan bermartabat jika prosesnya jujur. Di tengah upaya fitnah, stigmatisasi, hingga label radikal dan anti-Semit, rakyat tetap memilih Zohran. “Jika Allah berkehendak, tidak ada kekuatan yang bisa membendung,” ujarnya.

Lebih jauh, kemenangan Zohran menunjukkan bahwa pengalaman bukan soal durasi, tapi soal kapasitas. Dalam tujuh bulan, dari angka dukungan 1 persen, ia berhasil memenangkan pemilihan. Ini adalah tamparan keras bagi politisi mapan yang terlalu lama terlena di zona nyaman.

“Politik Amerika sedang berubah. Perubahan itu dimulai dari Zohran Mamdani,” pungkas Imam Shamsi Ali dengan nada optimistis.[]

Berita Terkait

Baca Juga

Comment