AFSI Perkuat Literasi Web3 dan Fintech Syariah Lewat Workshop Internasional

Teknologi1016 Views

 

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA–— Asosiasi Fintech Syariah Indonesia (AFSI) menggelar International Workshop secara daring dengan menggandeng empat perusahaan fintech syariah internasional dan 15 perguruan tinggi mitra, Rabu (14/8/2025).

Kegiatan ini menjadi bagian dari program AFSI Academic Partner untuk memperkuat literasi fintech syariah, teknologi Web3, dan mempersiapkan talenta muda menghadapi transformasi teknologi global.

Acara yang diikuti lebih dari 700 peserta, mulai dari dosen, mahasiswa, hingga lembaga jasa keuangan anggota AFSI ini menghadirkan empat pembicara internasional. Mereka membahas pengembangan inovasi berbasis prinsip syariah, pemanfaatan teknologi blockchain, hingga potensi tokenisasi aset riil.

Kepala Eksekutif Pengawas Penyelenggara Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Hasan Fawzi menegaskan, akademisi memegang peran penting dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul yang memahami keuangan syariah dan teknologi.

“Akademisi juga berperan menyiapkan talenta yang memiliki pemahaman ganda, sehingga mampu menjadi motor penggerak industri keuangan syariah nasional di masa depan. Kami mengapresiasi AFSI atas keterlibatan berbagai universitas dalam mengembangkan ITSK syariah,” ujarnya.

Hasan menambahkan, program ini sejalan dengan konsep pentahelix yang diadopsi Pusat Inovasi OJK. Ia mengundang AFSI dan mitra perguruan tinggi untuk terus berkolaborasi aktif demi memperluas literasi dan mendorong inovasi keuangan syariah di Indonesia.

CEO Kitabisa sekaligus Sekretaris Umum AFSI, Vikra Ijas, menekankan pentingnya kolaborasi ekosistem dalam inovasi sosial. “Kitabisa lahir dari karakter bangsa Indonesia yang gemar berdonasi. Karakter ini kami padukan dengan teknologi, sehingga berdonasi kini menjadi gaya hidup rutin,” katanya.

Director of Communication and Innovation Masverse, Suresh Naidu Sadasivan, mengungkapkan bahwa blockchain memiliki manfaat luas di luar kripto dan NFT, antara lain di bidang kesehatan, logistik, supply chain, dan sertifikasi halal.

Sementara itu, Head of Ecosystem Haqq Network, Hassan Mohammed, optimistis teknologi Web3 akan menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat, asalkan diadopsi dengan bijak sesuai prinsip syariah.

Founder dan CEO Al Mabrook Financial, Fahad Siddiqui, mengangkat peluang tokenisasi aset halal seperti properti, emas, dan sukuk. Menurut dia, tokenisasi membuka akses kepemilikan fraksional yang lebih inklusif.

AFSI berencana menjadikan workshop internasional ini sebagai agenda tahunan. Organisasi ini berharap, kolaborasi lintas negara dan lintas sektor dapat memperluas literasi, memperkuat ekosistem, dan melahirkan talenta unggul di era Web3.[]

Comment